Jusuf Kalla Hibahkan Koleksi Pribadi ke Museum Kepresidenan

0

JAKARTA (Suara Karya): Mantan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla menghibahkan koleksi pribadinya kepada Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti.

Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), Hilmar Farid dalam siaran pers, Kamis (6/1/22) mengatakan, pihaknya telah menerima hibah tersebut secara langsung di kediaman Jusuf Kalla, di Jakarta pada 3 Januari 2022.

Hadir dalam serah terima tersebut, Kepala Museum Kepresidenan RI Balai Kirti, Dewi Murwaningrum.

Barang koleksi semasa Jusuf Kalla menjadi Wakil Presiden akan dirawat, dipamerkan dan dipublikasikan kepada pengunjung museum.

Hilmar mengatakan, koleksi dan museum adalah hal yang tak terpisahkan. Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 Tahun 2015 tentang museum disebutkan, museum adalah lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi dan mengomunikasikannya ke masyarakat.

Menurut Hilmar, hibah koleksi dari Jusuf Kalla akan memperkaya khazanah koleksi Wakil Presiden di Museum Kepresidenan. Selain juga menambah sumber informasi terkait prestasi para wakil presiden dalam menjalankan tugasnya mendampingi Presiden.

“Salah satu fungsi museum adalah memberi edukasi kepada masyarakat melalui koleksi yang dipamerkan. Diharapkan informasi itu memberi wawasan kepemimpinan bagi generasi muda kita,” kata Hilmar.

Didampingi istri, Mufidah Jusuf Kalla, koleksi yang dihibahkan Jusuf Kalla selain bersifat pribadi juga berbentuk prestasi yang menggambarkan kegiatan sosial maupun pemerintahan. Beberapa koleksi berupa satu stel pakaian kerja, peralatan pendukung kerja, sepatu kerja, kemeja PMI, serta foto-foto kegiatan.

Koleksi lain yang dihibahkan adalah milik Mufidah Jusuf Kalla berupa satu stel kebaya, tas dan selop. Dalam kesempatan itu, baik Jusuf kalla maupun istri menghibahkan sejumlah buku untuk menjadi koleksi.

Penyerahan koleksi milik Wakil Presiden sesuai dengan program kerja Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti, terkait pengelolaan koleksi. Kegiatan itu bertujuan untuk menggali potensi nilai dan informasi koleksi yang akan dipamerkan kepada masyarakat.

Tahapan selanjutnya adalah kajian yang hasilnya akan menjadi rekomendasi dalam menarasikan koleksi tersebut ke dalam tata pamer di Museum Kepresidenan.

“Koleksi ini tentunya akan menambah keragaman koleksi dan informasi yang dimiliki Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti,” ucap Hilmar.

Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti berfungsi sebagai wahana rekreasi dan edukasi untuk memperoleh informasi dari sajian memorabilia serta visual dari para Presiden Indonesia. Pengunjung dapat menghayati, memberi apresiasi, dan meneladani jejak langkah serta prestasi dari masing-masing Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia selama masa baktinya. (Tri Wahyuni)