Kadispora: POB Tempa Atlet Mulai PON hingga Olimpiade

0
Kadispora DKI Jakarta, DR Ratiyono berikan arahan pada atlet panahan DKI yang tergabung dalam PPOB (suarakarya.co.id/istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Kapala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta DR Ratiyono berupaya meningkatkan prestasi atlet menuju PON XX di Papua hingga melangkah ke Olimpiade di Tokyo tahun 2020.

‘Upaya memenuhi semua itu, atlet DKI yang memiliki prospek maupun yang berprestasi di PON, SEA Games dan Asian Games dijaring masuk Program Pembinaan Olahraga Berkelanjutan (PPOB),” tegas Rationo di Jakarta, Rabu (17/10).

Rationo melanjutkan, 1.600 atlet dari berbagai cabang olahraga dipanggil mengikuti test performa di GOR Rawamangun, Jakarta. Atlet yang mengikuti test langsung dipantau perkembangan prestasinya. Dengan begitu PPOB mengetahui perkembangan prestasi atlet sampai dimana.

Dengan harapan, pembinaan melalui program POB bisa mengetrapkan sistem Promosi Degradasi (Promdeg). Dengan waktu yang telah ditentukan, bila atlet yang tergabung dalam POB tidak bisa menunjukkan peningkatan prestasi, maka dapat didegradasi digantikan atlet lain.

Program Promdeg itu berjalan hingga pembentukan kontingen tim inti menuju PON XX di Papua tahun 2020. Dengan harapan, kontingen DKI Jakarta meraih juara umum alias menduduki peringkat satu dalam klasemen PON XX nantinya.

Rationo saat datang langsung meninjau penyelenggaraan test performa memberikan acungan jempol, semua atlet memiliki semangat yang tinggi, baik atlet yang baru diturunkan di Asian Games di Jakarta maupun yang masih berlatih dalam Pelatda.

“Test performa itu untuk mengetahui prestasi atlet sampai sejauh mana. Sedang atlet Asian Games sudah jelas mampu membawa nama harum bangsa dan negara seperti Emilia Nova. Emil saja masih mengikuti test performa, bagaimana dengan atlet Pelatda yang lain dan belum hadir dalam test performa yang diberikan POB,’tegasnya. (Warso)