Kalah Atas Thailand, Handball Putri Tatap Hongkong

0
Kalah teknik, tim Handball Putri kalah atas Thailand dalam babak kedua di grup B. (Suarakarya.co.id/Warso)

JAKARTA (Suara Karya) : Minim dukungan suporter, tim Handball Putri Indonesia tampil kurang “greget”. Hal itu yang membuat Afifatur Rohidiyah dan kawan-kawan terpaksa harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 16 – 34 pada pertandingan babak kedua grup B Asian Games 18 di GOR POPKI Jakarta Timur, Kamis (16/8).

Atas kekalahan itu, tim Handball Indonesia masih mempunyai peluang menambah nilai saat bertemu lawan Hongkong, Senin (21/8). “Kekalahan atas Thailand dapat dipetik hikmahnya, agar tidak lagi kalah mental sebelum tampil dalam pertandingan,”kata pemain Handball Indonesia Afifatur Rohidiyah seusai pertandingan.

Ia mengaku, sebenarnya dalam pertandingan 2 X 30 menit pemain nasional mampu meraih kemenangan. Namun sangat disayangkan, banyak bola yang keluar gawang saat melakukan tembakan.

Semua ini karena terlalu emosi untuk mengejar ketinggalan angka lawan Thailand yang memiliki teknik permainan cukup solid dibanding Malaysia. Kekalahan atas Thailand dapat dipelajari lagi agar tidak melakukan hal sama saat melawan Hongkong nanti.

Dengan mengumpulkan nilai 2 atas kemenangan lawan Malaysia bisa ditingkatkan lagi agar mampu meraih nilai penuh dalam pertandingan selanjutnya. Hal itu yang menjadi harapan pemain nasional tampil di Asian Games kali ini.

Menanggapi kekalahan tim putri atas Thailand Wakil Ketua PB ABTI Arif Hidayat mengatakan, para pemain nasional harus bangkit dan tidak lagi meratapi kekalahan saat tampil dalam pertandingan.

Yang terpenting sebagai.pemain harus berjuang seoptimal mungkin menghadapi lawan. Dengan semangat menyala, hasilnya dapat dibuktikan dalam pertandingan nantinya. Tidak seperti melawan Thailand anak-anak sepertinya punya beban saat menghadapi lawan. (Warso)