Kalbis Institute Gandeng Huawei ICT Academy Perkuat Pembelajaran IT

0

JAKARTA (Suara Karya): Kalbis Institute menggandeng Huawei untuk memperkuat pembelajaran IT di kampus tersebut. Dengan demikian, Kalbis Institute menjadi bagian dari 1.400 akademi yang bergabung dalam Huawei ICT Academy di seluruh dunia.

Hal itu dikemukakan Wakil Rektor III Bidang Pemasaran dan Pengembangan Institusi Kalbis Institute, Budi Kurniawan usai penandatanganan kerja sama dengan Huawei ICT Academy, di Jakarta, Rabu (23/3/22).

Lewat kolaborasi tersebut, lanjut Budi Kurniawan, Huawei ICT Academy akan memastikan perkuliahan dengan kurikulum IT dapat memenuhi standar yang ditetapkan Huawei melalui Train The Trainer (TTT) dan program sertifikasi.

“Mahasiswa Kalbis juga memiliki kesempatan bergabung dalam Huawei ICT Competition yang bergengsi. Selain juga mendapat Huawei Certified ICT Associate (HCIA), Huawei Certified ICT Professional (HCIP) dan Huawei Certified ICT Expert (HCIE),” ujarnya.

Ditambahkan, mahasiswa Kalbis Institute yang mendapat sertifikasi memenuhi syarat untuk menghadiri ‘Huawei Exclusive ICT Job Fair’ yang digelar Huawei dan dihadiri ribuan mitra Huawei.

Sebagai informasi, Huawei adalah penyedia utama layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan perangkat pintar dunia. Huawei saat ini memiliki sekitar 194 ribu karyawan, dimana 88 ribu diantaranya adalah bagian dari penelitian dan pengembangan.

Huawei tersebar di lebih dari 170 negara dan negara bagian. Huawei juga berada pada peringkat ke-68 di Interbrand’s Top 100 Best Global Brand dan peringkat ke-61 di Fortune Global 500.

Dan Huawei ICT Academy adalah sarana untuk membangun jaringan bakat TIK yang bersinergi dan terbuka. Lembaga tersebut membantu ribuan perguruan tinggi di seluruh dunia untuk menumbuhkan bakat TIK mahasiswanya agar memenuhi syarat industri.

”Kolaborasi akademik dan industri, seperti dilakukan Kalbis Institute dan Huawei ICT Academy merupakan salah satu prioritas kami untuk memperkecil jarak antara kampus dan dunia nyata,” ucap Budi Kurniawan.

Proses pembelajaran di Kalbis, lanjut Budi, menggabungkan ilmu yang dimiliki akademisi dan praktisi untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi generasi penerus bangsa yang memberi kontribusi optimal.

“Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk melakukan transformasi pada hati, jiwa dan intelektual pada semua mahasiswa kami,” kata Budi Kurniawan menandaskan. (Tri Wahyuni)