Kasasi PKS Ditolak MA, Fahri Minta Dikembalikan Sebagai Anggota Partai

0
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah

JAKARTA (Suara Karya): Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan kasasi yang diajukan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta terkait pemberhentian Fahri Hamzah dari partai tersebut.

Menyikapi putusan tersebut, Fahri Hamzah menyatakan akan menempuh langkah agresif untuk mempercepat eksekusi putusan pengadilan agar petinggi PKS membayar ganti rugi imateril sebesar Rp 30 miliar dan membatalkan pemecatan dirinya dari partai.

“Saya ingin putusan ini dieksekusi segera, supaya ini dikaitkan dengan beban partai yang dipimpin oleh pimpinan-pimpinan yang sekarang ini terbukti berbuat salah,” ujar Fahri, kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/8).

Jika putusan tidak segera dieksekusi, ujarnya, dikhawatirkan para petinggi PKS tak akan menjalankannya. Jadi, kata dia, dengan kembalinya hak sebagai anggota partai, dia akan kembali menghidupkan spirit musyawarah dalam tubuh PKS.

Sebab, menurut Fahri, spirit musyawarah di internal PKS, telah lama hilang dengan terjadinya banyak pemecatan kader tanpa disertai alasan yang jelas. Pemecatan itu, katanya, terjadi pada kader yang masih berkomunikasi dengan dirinya saat sengketa berlangsung.

“Jadi jelas bagi kader di bawah itu bahwa yang bikin rusak ini siapa? Yang ngancurin partai ini siapa? Maka saya dengan harapan dan permintaan dari mereka, ya saya akan lebih agresif,” ujar Wakil Ketua DPR ini (Sugandi)