Kasus Covid-19 di Indonesia per 8 Juni: Total 32.032 Meninggal 1.883

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus penularan virus corona diseases (covid-19) di Indonesia terus bertambah. Hingga 8 Juni, tercatat ada 32.033 pasien positif corona. Dibanding angka sebelumnya, kenaikan mencapai 847 kasus. Dari jumlah itu, ada 10.904 pasien dinyatakan sembuh dan 1.883 orang meninggal dunia.

Sementara pasien positif covid-19 di dunia belum surut juga. Total pasien hari ini mencapai mencapai 7.017.519 kasus. Berarti ada penambahan 117.508 kasus dibanding sebelumnya.

Tentang ODP (Orang Dalam Pemantauan) hari ini terjadi penurunan 1.579 kasus, dari sebelumnya 40.370 menjadi 38.791 kasus. Pada kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) terjadi penurunan 187 kasus, dari 14.197 menjadi 14.010 kasus.

Dijelaskan, orang berstatus ODP belum menunjukkan gejala sakit, namun memiliki riwayat kontak dengan orang diduga positif covid-19. Sedangkan PDP adalah orang yang memiliki riwayat gejala covid-19 seperti demam, batuk, sesak napas dan sakit tenggorokan. PDP sudah observasi medis pada saluran pernapasannya.

“Kendati demikian, kasus baru pasien positif covid-19 hari ini terjadi lonjakan lagi hingga 847 kasus dibanding sebelumnya. Terbanyak di DKI Jakarta yaitu 8.121 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers, di Jakarta, Senin (8/6/20).

Tentang 32.033 kasus positif covid-19, Yuri menjelaskan, saat ini kasusnya, bahkan sudah menyebar ke seluruh Indonesia. Rinciannya, DKI Jakarta tertinggi 8.121 kasus, Banten menjadi 1.047 kasus, Yogyakarta menjadi 247 kasus dan Jawa Barat naik menjadi 2.424 kasus.

Sementara itu di Jawa Tengah menjadi 1.642 kasus, Jawa Timur menjadi 6.313 kasus, Bali menjadi 594 kasus, Nusa Tenggara Barat menjadi 822 kasus, dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 103 kasus.

Selain itu, lanjut Yuri, Aceh tetap 20 kasus, Sumatera Utara menjadi 607 kasus, Provinsi Riau menjadi 118 kasus, Kepulauan Riau 228 kasus, Sumatera Barat menjadi 628, Jambi 103 kasus, Bengkulu 92 kasus, Sumatera Selatan menjadi 1.158 kasus, Lampung 145 kasus dan Bangka-Belitung menjadi 102 kasus.

Untuk wilayah Kalimantan Utara ada 169 kasus, Kalimantan Timur menjadi 338, Kalimantan Barat menjadi 210 kasus, Kalimantan Tengah 504, Kalimantan Selatan menjadi 1.347 kasus.

Provinsi lainnya adalah Sulawesi Utara menjadi 510, Gorontalo 134, Sulawesi Selatan menjadi 2.014 Sulawesi Tengah ada 159 kasus, Sulawesi Barat 94 kasus, Sulawesi Tenggara 259, Maluku Utara 186, Maluku 307, Papua Barat menjadi 179 kasus dan Papua menjadi 1.090 kasus.

Soal korban meninggal dunia, Yuri menyebutkan, hari ini ada penambahan sebanyak 32 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien meninggal menjadi 1.883 orang. Sedangkan pasien sembuh bertambah 406 hingga total menjadi 10.904 orang.

Yuri menegaskan, penambahan pasien sembuh covid-19 hingga total hari ini 10.904 orang menunjukkan covid-19 bisa disembuhkan dan dicegah. Untuk itu Pemerintah mendorong masyarakat terlibat aktif dalam memutus mata rantai penularan covid-19 di lingkungan kerja dan tempat tinggal.

Ia meminta kepada masyarakat untuk terus menjalin kekompakan dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

“Pastikan kita tidak tertular atau tidak menulari. Hargai dan bantu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri. Jangan pernah bersikap diskriminasi kepada pasien yang sudah sembuh. Dan yang tak kalah penting, kita tidak boleh menolak jenazah pasien sebagai bagian dari kemanusiaan,” katanya.

Yuri menyebut, bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain faktor usia, Yuri menambahkan, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi.

Yuri sekali lagi mengingatkan pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (Tri Wahyuni)