Kebijakan Ganjil-Genap Selama Asian Games 2018 Digugat ke MA

0

JAKARTA (Suara Karya): Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalulintas dengan Sistem Ganjil-Genap Selama Asian Games 2018, digugat ke Mahkamah Agung. Pemohon uji materil peraturan tersebut atas nama Andrian Nizar. Sedangkan yang menjadi termohon adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Soal gugatan tersebut, diakui Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung (MA), Abdullah, kepada wartawan, di Kantor MA, Jakarta, Rabu (15/8).

“Ya, MA menerima gugatan uji materil aturan penerapan sistem kendaraan berpelat nomor ganjil-genap di Jakarta. Jadi kalau tadi ada yang tanya, ini diakukan uji materil di MA soal ganjil genap,” ujarnya.

Uji materi pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap tertuang di dalam perkara HUM Nomor 57P/HUM/2018.

Sebelumnya, berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya, selama 10 hari pemberlakuan sistem ganjil-genap, 11.240 pemilik mobil kena tilang karena melanggar.

Data yang dirilis Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, pengemudi yang banyak kena tilang berada di kawasan Jakarta Timur, yaitu 2.178 pengguna mobil.

Kedua terbesar di Jakarta Utara dengan jumlah 1.862 pengemudi. Kedua daerah itu yang berkontribusi paling besar.

“Petugas juga mengamankan barang bukti seperti STNK sebanyak 6.271 lembar dan 5.228 SIM selama 10 hari ini,” ujar Budiyanto, sebagaimana dilansir laman NTMCPolri, Minggu (12/8). (Gan)