Kejar Target IPEPA BAN-PT, LLDikti Wilayah III Buka Klinik Mutu

0

JAKARTA (Suara Karya): Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III membuka Klinik Mutu agar perguruan tinggi di DKI Jakarta dapat mengejar target yang disyaratkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Target tersebut berupa pengisian Instrumen Pengawasan dan Evaluasi Peringkat (IPEPA) dalam Standar Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dalam 3 bulan terakhir yaitu Agustus-November 2022.

“Kualitas perguruan tinggi di DKI Jakarta masih perlu dioptimalkan. Karena itu, kami buka Klinik Mutu agar perguruan tinggi dapat segera menyelesaikan target yang ditetapkan BAN-PT,” kata Kepala LLDikti Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani saat membuka Klinik Mutu, di kantornya, Selasa (25/10/22).

Paris menjelaskan, menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul perlu partisipasi aktif dan dinamis dari seluruh civitas akademik perguruan tinggi. Untuk itu, perguruan tinggi perlu membentuk unit kerja yang khusus membuat pelaporan data, pembaruan profil perguruan tinggi dan target pembangunan pendidikan yang akan dicapai.

“Peningkatan mutu di perguruan tinggi harus sesuai dengan relevansi pendidikan yang meliputi beberapa aspek seperti kurikulum, penyedia, tenaga ahli kependidikan, sarana pendidikan, dan kepemimpinan satuan pendidikan,” ujarnya.

Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah III, Noviyanto menambahkan, layanan Klinik Mutu merupakan pendampingan simulasi perhitungan data yang tepat sesuai dengan IPEPA BAN-PT kepada Perguruan Tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III.

“Perlu ada mekanisme kerja dan pendampingan secara komprehensif kepada perguruan tinggi untuk menjawab tantangan pemantauan aktif BAN-PT yang menggunakan data di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti),” ucapnya.

Noviyanto menilai, pembukaan klinik mutu simulasi perhitungan data yang sesuai dengan IPEPA BAN-PT itu diharapkan mampu memberi layanan, yang pada akhirnya akan berdampak pada Indikator Kinerja Utama (IKU) LLDikti Wilayah III menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

“Kami berharap perguruan tinggi dapat terus meningkatkan kualitas dengan pendekatan manajemen adaptif dan partisipatif sesuai dengan transformasi pendidikan tinggi yang mengacu kepada 8 IKU perguruan tinggi dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” kata Noviyanto.

Beberapa perguruan tinggi yang menjadi peserta Klinik Mutu IPEPA menyambut baik upaya yang dilakukan LLDikti Wilayah III. Seperti dituturkan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti, Fetty Asmaniati, pihaknya mendapat pendampingan dalam Penyamaan Persepsi Peringkat Akreditasi Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan dan Sarjana Terapan Usaha Perjalanan Wisata.

“Klinik Mutu IPEPA sangat bermanfaat, mudah dipahami.dan komprehensif. Klinik itu juga membuka wawasan kami dalam menjaga mutu agar dapat mempertahankan peringkat akreditasi Program Studi dan Institusi A atau Unggul,” ujar Fetty.

Hal senada dikemukakan Wakil Rektor II Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, M Alppy Valdez. Katanya, Klinik Mutu memberi banyak informasi penting, saran dan arahan bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu dari sebelumnya.

“Kedepan, saya berharap LLDikti Wilayah III dapat menggelar kegiatan semacam ini agar kami dapat bimbingan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan,” ucap Alppy Valdez menandaskan. (Tri Wahyuni)