Kejurnas Woodball, Program Antara Menuju PON 20

0
Sebanyak 177 atlet bersaing dalam Kejurnas Woodball di Balikpapan, Kaltim. (suarakarya.co.id/istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Persaingan ketat akan ditunjukkan 177 atlet senior dan junior dari 14 provinsi di Kejurnas Woodball yang digelar di Balikpapan, Kaltim mulai 17 hingga 20 November 2018.

“Sebanyak 14 Provinsi yang mengirim atletnya datang dari Papua, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara,” kata Wakil Ketua Umum PB IWbA Suhendar Wijaya di Kaltim yang diterima suarakarya.co.id di Jakarta, Senin (19/11/2018).

Para atlet woodball itu tampil di nomor single stroke, double stroke, double Mix stroke, beregu stroke, single fairways, double fairways, double mix fairways, beregu fairways putra-putri di kelompok senior. Sedang di kelompok senior dipertandingkan nomor single stroke, double stroke, single fairways, double fairways baik putra maupun putri.

Suhendar menegaskan, dipastikan jalannya pertandingan di Kejurnas berjalan optimal. Apalagi persaingan cukup ketat di kelompok senior. Semua itu untuk mengukur kemampuannya sebelum dipromosikan ke PON oleh daerahnya masing-masing.

Kejurnas kali ini katanya, selain merupakan kalender event tahunan PB IWbA juga dijadikan sebagai ajang pemantauan dan latihan menuju multi event empat tahunan nasional di Papua.

Dengan mengadu ketangkasan di Kejurnas dapat dilanjutkan ke event yang lebih tinggi lagi baik menuju PON maupun kejuaraan level ASEAN, Asia maupun kejuaraan dunia.

Prestasi atlet woodball nasional paparnya, cukup disegani lawan diberbagai event internasional. Bahkan atlet Indonesia langganan juara dunia. Prestasi ini harus dijaga dan ditingkatkan melalui berbagai event seperti Kejurnas di Balikpapan, Kaltim. (Warso)