Kemdikbud Gandeng LVRI dalam Penguatan Pendidikan Karakter

0

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng lembaga Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) untuk program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). LVRI dilibatkan dalam pelatihan guru dan tenaga pendidikan terkait materi nasionalisme.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Mendikbud Muhadjir Effendy dan Ketua Umum LVRI, Rais Abin, di Jakarta, Selasa (23/10).

Muhadjir menjelaskan, dilibatkannya LVRI dalam program PPK karena lembaga tersebut memiliki pengalaman dalam menanamkan semangat bela negara, cinta tanah air dan jiwa pantang menyerah.

“Tantangan dunia pendidikan di era globalisasi adalah makin menipisnya batas antar negara. Sehingga budaya asing mudah masuk dan mempengaruhi sikap dan perilaku masyarakat, terutama kalangan muda,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Muhadjir, perlunya pelibatan LVRI dan lembaga lainnya, guna mendukung program PPK. “Pendidikan itu sebenarnya adalah proses pewarisan nilai. Dan nilai-nilai agung dan luhur itu biasanya ada pada para pendahulu. Nilai tersebut harus diwariskan ke generasi muda,” ujarnya.

Ditambahkan, kerja sama mencakup kegiatan pelatihan untuk guru dan tenaga kependidikan terkait program PPK. Kerja sama akan berlangsung selama 5 tahun. LVRI dilibatkan dalam penyusunan dan penyampaian materi PPK. Terutama pada materi bela negara, cinta tanah air dan semangat pantang menyerah.

“Pewarisan nilai-nilai oleh veteran untuk guru di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Kami ingin pendidikan karakter diterapkan anak sejak usia dini,” kata Muhadjir seraya menambahkan kerja sama juga akan dilakukan dengan TNI untuk program PPK.

Ketua Umum LVRI, Rais Abin mengaku bangga lembaganya dilibatkan dalam penguatan pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Karena hal itu penting bisa menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Nasionalisme itu tidak terjadi begitu saja, tetapi harus ada usaha dari banyak pihak untuk meraih dan menjaganya. Kami senang dilibatkan dalam upaya pencapaian ini,” kata Rais menandaskan. (Tri Wahyuni)