Kemdikbud Raih Predikat Pemimpin Perubahan dari Kementerian PAN-RB

0
Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam sambutannya pada acara penghargaan ZI menuju WBK/WBB tahun 2020 secara virtual, Senin (21/12/20). (Suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) meraih predikat Pemimpin Perubahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Disebutkan, ada 17 unit kerja di lingkungan Kemdikbud yang menerima predikat Penghargaan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2020.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutannya pada acara penghargaan ZI menuju WBK/WBB tahun 2020 secara virtual, Senin (21/12/20) mengatakan, raihan predikat itu merupakan gerbang awal guna mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

Karena itu, Ma’ruf Amin mengaku optimistis, keberhasilan pembangunan Zona Integritas akan ikut meningkatkan kepercayaan publik kepada kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah.

“Kepada seluruh penyelenggara pelayanan publik, kami minta melakukan akselerasi untuk menaikkan pelayanan publik secara berkesinambungan. Selain, melakukan inovasi terbaik untuk menjawab tuntutan masyarakat yang dinamis,” ujarnya.

Wapres menegaskan, keberhasilan reformasi birokrasi harus didukung sumber daya manusia (SDM) aparatur yang tak hanya unggul tapi juga berintegritas. Integritas lembaga maupun aparat harus ditegakkan sebagai formula, untuk mencegah terjadinya korupsi yang sangat merugikan negara.

“Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki komitmen untuk membangun budaya integritas. Tanpa integritas yang kuat, akan sulit bagi ASN untuk menghindari ancaman dan tekanan,” ujarnya.

Sementara itu, Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi kinerja tim Kemdikbud yang telah bersatu pada dalam berkinerja baik. Ia menargetkan seluruh unit kerja di lingkungan Kemdikbud akan memperoleh predikat ZI WBK/WBBM.

“Saya mengapresiasi kinerja tim di Kemdikbud yang bekerja keras mewujudkan capaian yang luar biasa ini. Hal itu menjadi penyemangat bagi kita semua untuk mempertahankan capaian dan menargetkan yang lebih baik pada tahun mendatang,” tutur Nadiem.

Ke-17 unit kerja yang meraih penghargaan ZI menuju WBK/WBBM adalah Museum Basoeki Abdullah, Museum Benteng Vrederburg Yogyakarta, Politeknik Negeri Bandung, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bidang Bangunan dan Listrik, PPPPTK Bidang Bisnis dan Pariwisata, PPPTK Bidang Ilmu Pengetahuan Alam, PPPTK Bidang Matematika serta PPPPTK Bidang Pertanian.

Selain itu, masih ada PPPPTK Bidang Seni dan Budaya, Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai, PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bali, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, LPMP Provinsi Jawa Barat, LPMP Provinsi Jawa Tengah dan LPMP Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Merujuk pada data di Kementerian PAN-RB, usulan Zona Integritas tahun 2020 mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2019 ada 2.246 unit kerja pelayanan yang diusulkan, tahun ini meningkat menjadi 3.691 unit kerja.

Unit kerja yang diusulkan tersebut akan dievaluasi oleh Tim Penilai Nasional (TPN) yang berasal dari 70 kementerian/lembaga, 20 pemerintah provinsi, dan 161 pemerintah kabupaten/kota.

Disebutkan, dari 3.691 unit kerja yang diseleksi, ada 2.570 unit kerja yang lolos ke tahapan evaluasi. Lalu, terpilihlah 763 unit kerja dengan rincian 681 unit kerja pelayanan yang ditetapkan sebagai WBK dan 82 unit kerja pelayanan yang ditetapkan sebagai WBBM.

Apresiasi dan Penghargaan ZI WBK/WBBM tahun ini diberikan kepada kementerian/lembaga/pemerintah daerah yang berhasil membangun zona integritas secara masif, dengan jumlah unit kerja terbanyak yang memperoleh predikat WBK/WBBM. (Tri Wahyuni)