Kemdikbudristek Siapkan 9 Skema Beasiswa Gelar dan Non-Gelar Pendidikan Vokasi

0

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menyiapkan 9 skema beasiswa gelar dan non-gelar untuk pendidikan vokasi. Pendanaan beasiswa tersebut bersumber dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Kementerian Keuangan.

Hal itu dikemukakan Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI), Ditjen Pendidikan Vokasi, Kemdikbudristek, Ahmad Saufi dalam diskusi media terkait program beasiswa pendidikan vokasi, di Jakarta, Jumat (21/5/21).

Ia menyebut, sedikitnya ada 4 tantangan utama yang ingin diselesaikan melalui 9 skema beasiswa tersebut. Tantangan itu meliputi akses, kualitas, kuantitas dan relevansi. Karena, transformasi dalam dunia pendidikan membutuhkan SDM dengan kualifikasi dan kompetensi yang mumpuni.

“Terkait tantangan kuantitas, perlunya peningkatan guru produktif yang jumlah masih sangat terbatas. Kami ingin calon guru produktif di sekolah menengah kejuruan (SMK) mendaftar program beasiswa ini untuk memenuhi kualitas maupun kualifikasinya,” ucap Saufi.

Persoalannya lainnya terkait relevansi, lanjut Saufi, bagaimana menciptakan insan vokasi sesuai dengan kebutuhan DUDI. Beasiswa yang disiapkan tersebut diharapkan bisa menjadi jembatan untuk mengatasi tantangan yang ada.

“Baru kali ini ada program beasiswa pendidikan lanjutan dengan kuota yang besar untuk calon guru dan dosen pendidikan vokasi. Karena selama ini, mereka banyak yang kalah bersaing saat harus berkompetisi dalam program beasiswa umum,” ujarnya.

“Adanya Ditjen Pendidikan Vokasi sendiri diharapkan mampu memberi ekosistem bagi vokasi. Pendidikan vokasi tak lepas dari DUDI, jadi relevansi dengan DUDI yang belum tercapai selama ini bisa ditempuh melalui skema beasiswa ini,” tuturnya.

Sebagai informasi, program pendidikan untuk calon guru dan dosen pendidikan vokasi selama ini masih ‘bercita rasa’ akademik. Mereka menempuh pendidikan di jalur akademik yang lebih banyak teori dibanding praktiknya. Padahal, dalam pendidikan vokasi memiliki lebih banyak praktik dibanding teori.

“Lewat program beasiswa khusus ini, kami ingin pendidikan bagi guru dan dosen vokasi benar-benar ditempuh melalui jalur vokasi. Jadi, outputnya adalah SDM vokasi yang diharapkan,” katanya.

Saufi membeberkan strategi menghadapi 4 tantangan dalam pendidikan vokasi. Pertama, skema beasiswa pendidikan vokasi dapat meningkatkan akses yang sebelumnya terbatas. Kedua, program juga menyediakan program kesiapan studi, seperti ‘bridging course’ untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing bagi calon pendaftar.

“Untuk tantangan kuantitas adalah menambah ketersediaan tenaga pengajar, guru SMK produktif dan dosen vokasi. Terkait tantangan relevansi, Ditjen Diksi mengajak pihak DUDI untuk terlibat aktif sebagai kurator dan tim seleksi beasiswa agar output lulusan program sesuai kebutuhan DUDI,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi (PTVP), Beny Bandanadjaja mengatakan, output program beasiswa pendidikan vokasi secara tak langsung bersifat pelengkap atau komplementer atas program yang ada di Ditjen Diksi menggunakan sumber dana APBN.

“Adanya pembiayaan dari LPDP memberi peluang lebih besar bagi calon guru dan dosen pendidikan vokasi. Program yang sudah ada diperkuat lagi dengan tenaga pendidikan yang lebih berkualifikasi,” katanya.

Disebutkan 9 program beasiswa pendidikan Vokasi yang didanai LPDP yaitu Program Beasiswa S-1/D-4 Calon Guru SMK; Beasiswa Pendidikan Bergelar Dosen dan Calon Dosen PTPPV; Bridging Course Vokasi; Kampus Merdeka Vokasi; Magang Dosen dan Tenaga Kependidikan PTPPV; dan Sertifikasi Dosen dan Tenaga Kependidikan PTPPV.

Selain itu, masih ada Riset Keilmuan Terapan Dalam Negeri-Dosen PT Vokasi; Program Project Based Learning/ Praktik Kerja Lapangan Bersertifikat Bagi Siswa SMK (Dalam Negeri dan Luar Negeri); dan Program Project Based Learning/ Magang Bersertifikat Guru SMK (Dalam Negeri dan Luar Negeri).

Informasi Program Beasiswa Pendidikan Vokasi Gelar, yaitu Program Beasiswa S-1/D-4 Calon Guru SMK dan Beasiswa Pendidikan Bergelar Dosen dan Calon Dosen PTPPV dapat diakses melalui laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

Sedangkan untuk Program Beasiswa non-gelar dapat diakses calon peserta melalui laman https://beasiswa.vokasi.kemdikbud.go.id. (Tri Wahyuni)