Kemenag Diminta Minimalisir Indoktrinasi Paham Radikalisme

0
Ketua DPR, Bambang Soesatyo

JAKARTA (Suara Karya): Ketua DPR, Bambang Soesatyo meminta Komisi VIII DPR mendorong Kementerian Agama membentuk kekuatan melalui pembinaan agama dalam meminimalisasi indoktrinasi terhadap paham radikalisme ataupun perbuatan terorisme di masyarakat.

Karena itu, dia mengatakan, Kementerian Agama harus merespons kritik terhadap rilis 200 nama penceramah agama Muslim (mubalig) serta melakukan evaluasi atas kebijakan tersebut.

Sebagai perwakilan negara, katanya, seharusnya Kementerian Agama berperan memberikan fasilitas agar kehidupan keagamaan rukun dan damai. Sekaligus mencegah timbulnya rasa ketidakadilan. Jadi bukan untuk memicu kontroversi.

Karena itu, politisi Partai Golkar ini ingin ada evaluasi terhadap daftar nama mubalig bersertifikat yang dirilis Kementerian Agama, beberapa waktu lalu.

“Saya meminta Komisi VIII DPR mendorong Kementerian Agama untuk melakukan evaluasi terhadap pemberian sertifikasi 200 nama mubalig bersama MUI, organisasi-organisasi keagamaan serta perguruan tinggi Islam dan pesantren,” kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/5). (Gan)