Kemenag Moratorium Izin Baru PAUDQU dan Rumah Tahfiz Al-Qur’an!

0

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Agama (Kemenag) menghentikan sementara (moratorium) pengajuan izin baru Pendidikan Anak Usia Dini Al-Quran (PAUDQU) dan Rumah Tahfidz Al-Quran (RTQ).

Kebijakan itu tertuang dalam surat Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor D-881/DJ/PP.03/04/2022 tentang Pemberitahuan Kebijakan Moratorium (Penundaan) Penetapan Tanda Daftar Lembaga Pendidikan Al-Quran (LPQ). Ketentuan berlaku mulai 11 April 2022.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, moratorium dilakukan untuk penataan kelembagaan yang ada saat ini, sekaligus menyiapkan regulasi yang lebih memadai.

“Sekalipun dilakukan moratorium, PAUDQU dan RTQ yang sudah mendapat tanda daftar dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota tetap dapat menggelar kegiatan belajar mengajar seperti biasa,” kata Ramdhani di Jakarta, Kamis (14/4/22).

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono, menambahkan, keputusan moratorium diambil setelah melalui proses review bersama Bagian Organisasi dan Hukum (OKH) Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam atas regulasi yang ada.

Menurut Waryono, pihaknya juga telah menggelar sejumlah pertemuan dengan para pemangku kepentingan PAUDQU dan RTQ. Pertemuan itu guna mencari masukan dari pemangku kepentingan, sebelum akhirnya diambil kebijakan tersebut.

“Berbagai catatan dan temuan dari Bagian Organisasi dan Hukum akan kami tindaklanjuti untuk penyempurnaan regulasi agar lebih komprehensif. Penyempurnaan itu akan memberi kepastian hukum atas penyelenggaraan PAUDQU dan RTQ, baik dari sisi kelembagaan, pendidik dan tenaga kependidikan, santri dan lainnya,” ujarnya.

Waryono berharap proses penataan kelembagaan akan berlangsung efektif dan efisien sehingga moratorium perizinan tidak berlangsung terlalu lama. “Selama moratorium, kami harap semua pihak dapat mematuhinya, termasuk hal-hal yang terkait dengan Kementerian/Lembaga lain,” pungkasnya. (Tri Wahyuni)