Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Tak Berizin, Ini Daftarnya!

0

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Agama, hari ini, merilis daftar lembaga pengelola zakat yang terdata per Januari 2023. Di tingkat pusat, ada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Baznas juga ada di tingkat provinsi sebanyak 34 lembaga dan tingkat kabupaten/kota ada 464 lembaga.

Hal itu dikemukakan Dirjen Bimas Islam, Kemenag, Kamaruddin Amin dalam siaran pers, Jumat (20/1/23).

Ditambahkan, Kemenag mencatat ada 37 Lembaga Amil Zakat atau LAZ skala nasional, 33 LAZ skala provinsi, 70 LAZ skala kabupaten/kota yang memiliki izin legalitas dari Kementerian Agama

“Ada juga 108 LAZ yang melakukan aktivitas pengelolaan zakat, namun tidak memiliki izin legalitas dari Kementerian Agama,” ucap Kamaruddin.

Dijelaskan, tata kelola zakat di Indonesia diatur dalam Undang-Undang (UU) No 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Pasal 18 ayat (1) UU 23/2011 menyebut pembentukan LAZ wajib mendapat izin dari Menteri atau pejabat yang ditunjuk oleh Menteri.

Sementara pada ayat (2) menyebut izin hanya diberikan jika memenuhi persyaratan. Antara lain, terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang mengelola pendidikan, dakwah, dan sosial; berberbadan hukum; mendapat rekomendasi dari Baznas; dan memiliki pengawas syariat.

Selain itu, lembaga tersebut harus memiliki kemampuan teknis, administratif, dan keuangan untuk melaksanakan kegiatan; bersifat nirlaba; memiliki program untuk mendayagunakan zakat bagi kesejahteraan umat; dan bersedia diaudit syariat dan keuangan secara berkala.

Komaruddin menegaskan, lembaga pengelola zakat yang tak berizin diminta segera mengurus perizinan sesuai prosedur dan pedoman pemberian izin pembentukan Lembaga amil zakat.

“Lembaga pengelola zakat yang tak berizin sesuai UU Zakat No 23 Tahun 2011, wajib menghentikan seluruh aktivitas pengelolaan zakatnya. Pasal 38 menegaskan, setiap orang dilarang dengan sengaja bertindak selaku amil zakat lewat pengumpulan, pendistribusian, atau pendayagunaan zakat tanpa izin pejabat yang berwenang,” ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya sengaja merilis daftar pengelola zakat berizin dan tak berizin, demi pengamanan dana sosial keagamaan zakat, infak, dan sedekah serta melindungi masyarakat dari penyalahgunaan pengelolaan dana tersebut.

“Ini juga bagian dari menjalankan mitigasi risiko atas pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah,” ucapnya.

Karena itu, Kementerian Agama mengimbau masyarakat untuk selalu menunaikan zakat, infak, dan sedekah kepada Lembaga pengelola zakat yang dibentuk pemerintah dan lembaga masyarakat yang telah mendapat izin operasional sesuai ketentuan regulasi.

Berikut daftar 108 Lembaga LAZ yang tak berizin sesuai regulasi, yaitu Yayasan Sedekah Harian, Kabupaten Tangerang; Pelopor Kepedulian, Tangerang; Social Trust Fund UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan; Yayasan Amal Terbaik Madania, Tangerang Selatan; Yayasan Laju Peduli, Tangerang Selatan; Yayasan Bathara Indonesia, Tangerang dan Yayasan rute langkah amanah, Tangerang Selatan.

Selain itu ada Baitul Maal BMT Beringharjo, Gamping, Yogyakarta;
LAZIS IKADI, Sleman, Yogyakarta; Yayasan Baitul Maal Merapi Merbabu, Kota Yogyakarta; Yayasan Baitul Maal BRI YBM BRILiaN, Jakarta Pusat; Baituzzakah Pertamina, Jakarta Pusat; Yayasan Baitul Maal PLN, Jakarta Pusat; Amanah Astra, Jakarta Pusat; Portal Infaq, Jakarta Selatan; Jakarta Amanah Mulia, Jakarta Pusat; dan MTT Telkomsel, Jakarta Selatan.

Ada pula BP ZIS Indosat, Jakarta Timur; Sahabat Dhuafa Mandiri, Jakarta Timur; Yayasan Pulau Harapan Cendekia, Jakarta Timur;
Pecinta Anak Yatim Doeafa Indonesia Tercinta, Jakarta Barat;
Yayasan Askar Kauny, Jakarta Timur; One Care, Jakarta Timur; Yayasan Fitrah Insan Madani, Jakarta Timur; OK OCE Peduli, Jakarta Selatan; LAZ Al Fatih, Jakarta Barat.

LAZ tak berizin lainnya adalah Insan Peduli Umat (IPU), Jakarta Pusat; An-Nur PT Indonesia Power, Jakarta Selatan; Yayasan Tunasmuda Care, Jakarta Timur;
Yayasan Wihdatul Ummah (WU), Jakarta Selatan; LAZNAS PHR (Pertamina Hulu Rokan), Jakarta Selatan; Yayasan Global Zakat, Jakarta Selatan; Yayasan Dakwah Islam Cahaya Ilmu, Jakarta; dan
Yayasan Afham Kaiyisah, Cengkareng, Jakarta.

Berikutnya ada LAZ Al-Hakim Sucofindo, Pasar Minggu, Jakarta;
Sedekah kreatif, Jakarta; Laznas AQL, Jakarta; Al Maghfirah BP Jamsostek Jakarta; Cerdas Bersama Zakat, Bandung; Parisada Peduli Umat, Bandung;
Pondok Sedekah Indonesia, Bekasi Utara; Rumah Harapan, Karawang;
Rumah Pemberdayaan Ummat, Bandung; Baitulmal Tazkia, Bogor;

Ada pula Yayasan Harapan Amal Mulia, Bandung; Yayasan Al Iman, Bandung; Yayasan Baitul Qur’an Indonesia, Depok; Yayasan Dompet Yatim Dhuafa, Depok; Yayasan Kebun Amal, Bandung;
Yayasan Yuk Peduli, Garut; Infaq Berkah Qurani, Bandung; LAZ Darussalam, Bogor; Graha Yatim & Dhuafa, Cirebon, Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh dan Wakaf At-Taqwa, Cirebon; dan Yayasan Sosial Baitul Maal Itqan, Bandung.

Masih ada Yayasan Huda Cendekia, Bogor; ZISWAF At-Taufiq, Kota Bogor; Yayasan Indonesia Berdaya Kreatif Garut; Yayasan Musa’adatul Ummah Al Ma’soem, Kota Bandung; Yayasan Gugus Karya Mandiri, Bandung;
Yayasan Nusa Charity , Ciamis; Darul Akrim Inayah, Kota Bandung;
Yayasan Rumah Infaq, Bekasi;
Baitul Maal Al Furqon, Bekasi; Explore! Humanity, Bandung; dan Yayasan Amal Produktif Indonesia, Bandung.

Berikutnya Yayasan Darul Hikam, Bandung; Yayasan Talaga Pakarti, Cianjur; Baitul Maal Pupuk Kujang, Karawang; Percikan Iman, Bandung; Gerak Sedekah Cilacap;
Yayasan Daril Khairaini, Semarang;
Yayasan Tenda Visi Indonesia, Bandung; Baitul Maal BMT Bina Umat Mandiri, Tegal; Solusi Zakat, Semarang; LAZ Sukoharjo; Yayasan Al-Qoyyim Sukoharjo; Griya Zakat, Semarang; Bahagia Berbagi Indonesia, Semarang; dan
ZISWAF Masjid Pelajar, Semarang.

Daftar LAZ tak berizin lainnya adalah Baitul Misbah, Sragen;
Yayasan Arwaniyah Kudus; Yayasan Sembada Mulia Sejahtera, Solo; Edi Mancoro, Semarang: Yayasan Kemanusiaan Nasional Kotak Amal Indonesia, Surabaya; Baitul Maal Amanah, Blitar; LAZIS Khoiru Ummah, Malang; Yayasan Dompet Peduli Ummat Jatim, Sidoarjo; Yayasan Suara Hati Sidoarjo, Sidoarjo; LAZ Azka Al Baitul Amien Jember, dan
LAZ Adz Zikri Peduli, Malang.

Selain itu ada LAZ Tabungan Amal Saleh (LAZ Tamasa), Sidoarjo; Yayasan Rumah Perubahan Indonesia (Saku Yatim), Lumajang;
Lembaga Amil Zakat Bina Sejahtera, Pontianak; Peduli Kasih Anak Kalimantan, Pontianak; Al Mumtaz Peduli, Pontianak; Yayasan Zakat Kita Bersama, Kota Samarinda; BANGKIT Foundation, Bandar Lampung; Lampung Peduli, Bandar Lampung; Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah, NTB.

Masih ada Griya Zakat Permata Papua, Timika; Dompet Peduli Lentera Hati, Manokwari, Papua Barat; Lembaga Amil Zakat Yayasan Masyarakat Muslim Freeport Indonesia, Timika; LAZNAS Karyawan Muslim Chevron Indonesia, Pekanbaru;
Yayasan Sinergi Sriwijaya Peduli, Palembang; Bulan Sabit Merah Indonesia Sumatera Utara, Medan;
LAZISMA, Bangka Belitung; dan
Baitul Mal Darul Mahabbah, Pangkal Pinang, Bangka Belitung. (Tri Wahyuni)