Kemenhub Klaim Buat 10 Bandara Baru Dalam Empat Tahun

0

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim telah membangun 10 bandara baru selama empat tahun masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Kini bandara itu telah resmi dioprasionalkan.

Demikian dikatakan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana Banguningsih Pramesti dalam pemaparan capaian kerja dan outlook Kemenhub di Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Diungkapkan Polana, selama tahun 2018, Kemenhub telah mengoperasikan tiga bandara baru. Itu diikuti dengan revitalisasi 24 bandara di wilayah perbatasan.

Adapun ketiga bandara uang dimaksud adalah Samarinda Baru atau APT Pranoto di Kalimantan Timur, Bandara Tebelian di Kalimantan Barat dan Kertajati di Majalengka.

Selain itu lanjut dia, 10 bandara baru antara lain adalah Bandara Letung, Anambas, Bandara Namniwel, dan Bandara Miangas.

“Kemudian Bandara Morowali, Bandara Werur, Bandara Maratua, Bandara Koroway Batu, Bandara Kertajati, Bandara Samarinda Baru, dan yang terakhir ada Bandara Tebelian,” ujarnya.

Diketahui, Kemenhub juga telah melakukan revitalisasi bandara yang telah beroperasi. Adapun rincian bandara tersebut adalah 59 bandara rawan bencana, 48 bandara di daerah terisolasi dan 39 Bandara juga dilakukan rehabilitasi runway.

“2018 sudah dilakukan revitalisasi bandara juga. Ada 24 bandara di perbatasan, 59 Bandara rawan bencana, 48 bandara daerah terisolasi, dan 39 bandara untuk rehabilitasi runway,” kata Polana. (Indra DH)