Kepercayaan Baru Untuk Bank Banten, Dari Sinar Mas Group & Bangkok Bank

0

SERANG (Suara Karya) : Sinarmas Group dan Bangkok Bank dongkrak kekuatan  PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Banten. Kepercayaan baru dari dua institusi perbankan dalam bentuk interbank call money tersebut, sebagai ujud dari kepercayaan institusi perbankan lain terhadap bank yang bakal jadi cikal bakal kebanggaan masyarakat Baanten ini.

Dana segar pertama disuntikan oleh Sinar Mas Group sebesar Rp 300 miliar dan akan disusul berikutnya oleh Bangkok Bank dalam waktu dekat. “Untuk Bankok Bank, sedang dalam proses, tapi surat kerjasama sudah ditanda tangani,” kata Dirut Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa, dihubungi Suara Karya, Kamis (31/12).

Dia, mengatakan, dana segar yang disuntikan oleh dua korporasi besar tersebut, untuk mendukung likuiditas perseroan. “Seperti perbankan pada umumnya– dukungan penempatan dana dalam bentuk interbank call money atau instrumen keuangan lainnya,  oleh institusi perbankan merupakan salah satu komponen dalam bauran pendanaan bank,” tuturnya.

“Dengan adanya komitmen penuh dari Gubernur Banten, khususnya dengan partisipasi Pemprov Banten dalam PUT VI, tentunya hal tersebut berdampak signifikan terhadap ketahanan institusi perseroan serta direspon positif oleh segenap nasabah dan mitra kerja,” kata Fahmi oftimis.

Sementara itu  Gubernur Banten Wahidin Halim meyakini bahwa Bank Banten akan semakin membaik. “Hal ini dengan masuknya intervensi dana segar dari korporasi besar, ke Bank ini,” kata Wahidin.

Menurutnya, permodalan saat ini  Bank Banten juga sedang melaksanakan rights issue yang dibuka hingga 6 Januari 2021. Nilai saham yang ditawarkan adalah Rp50 per lembar. Namun diluar dugaan di bursa nilai sahamnya naik hingga Rp120 per lembar.

“Kecenderungan pembelian saham meningkat. Sudah mulai banyak yang beli,” kata mantan walikota Tangerang dua priode ini.

Untuk pembenahan tata kelola katanya, pihaknya sebagai pemegang saham pengendali terakhir, akan melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Januari 2021. Dalam RUPS tersebut, akan dibahas program-program lanjutan ke depannya. (Wisnu Bangun)