Ketua DPR Minta Capres dan Cawapres Jaga Martabat dalam Berkompetisi

0
Ketua DPR, Bambang Soesatyo

JAKARTA (Suara Karya): Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) mengedepankan etika dan bermartabat dalam berkompetisi. Hal itu sangat diperlukan, ujar Bamsoet, karena budaya berdemokrasi Indonesia masih menjalani proses pendewasaan.

“Masyarakat butuh pencerahan dan pembelajaran tentang persaingan politik yang sehat dan bermartabat itu. Pencerahan dan contoh pembelajaran itu tentu saja sangat diharapkan dari aktor-aktor politik yang langsung maupun tak langsung terlibat dalam persaingan politik itu,” kata Bamsoet, di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Apalagi panggung kompetisi pemilihan presiden (Pilpres) menyedot perhatian dan energi berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi milenial. Menuju Pilpres pada April 2019, ruang publik telah dijejali dengan begitu banyak pernyataan, sejumlah kasus dan perilaku yang sama sekali tidak etis, karena ketidakmampuan untuk berkompetisi dengan sehat dan bermartabat.

“Ada upaya sistematis menunggangi keawaman publik tentang pilihan politik dengan membangun sentimen yang sangat tidak relevan dengan hakikat politik itu sendiri. Ada juga upaya merusak akal sehat publik dengan menyebarluaskan berita bohong (hoaxs), kritik atau kecaman yang tidak berlandaskan data resmi, hingga penghinaan kepada simbol negara,” katanya.

Karena itu, dia berharap para calon tidak terperangkap dalam model persaingan yang tidak bermartabat itu. Begitu juga para elit politiknay. “Semua kritik yang proporsional memang wajib direspons untuk memperjelas duduk permasalahan setiap persoalan. Namun, jika sekadar nyinyir, hendaknya tidak saling merespon agar ruang publik tidak gaduh,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Menurut dia, kampanye Pilpres akan semakin intensif sepanjang dua bulan ke depan. Dia berharap kedua kubu pasangan capres dan cawapres untuk selalu mengedepankan perilaku persaingan politik yang sehat dan bermartabat.

“Harap diingat bahwa berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi milenial,selalu menyimak dengan seksama strategi masing-masing kubu dalam upaya meraih kemenangan. Dalam konteks itu, elit politik masa kini wajib memberi contoh yang baik kepada generasi milenial,” ujarnya berharap. (Gan)