Ketua Perdosri Jaya: Penyandang Disabilitas Harus Diberikan Kesempatan Sama untuk Menunjukkan Prestasi di Bidang Apapun

0

JAKARTA (Suara Karya): Para penyandang disabilitas harus diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan prestasi di bidang apapun. Hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak harus mereka peroleh sehingga kesempatan untuk bekerja dan berkarier dapat mereka peroleh seluas-luasnya.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Indonesia Cabang Jakarta Raya (Perdosri Jaya), Dr.Laura Djuriantina SpKFR, ketika memberikan sambutan pada acara “Hari Disabilitas Internasional (HDI): Talent Show” yang diselenggarakan di RS Suyoto, Minggu (11/12/2022).

Laura mengutip sambutan Presiden Joko Widodo pada acara HDI tahun ini 3 Desember lalu bahwa melalui regulasi dan kebijakan serta melalui budaya masyarakat inklusif, dan melalui kerja sama komisi nasional disabilitas, maka seluruh hak penyandang disabilitas harus dapat dipenuhi sehingga partisipasi aktif dari penyandang disabilitas dalam pembangunan dapat ikut berperan akti
Indonesia kata Presiden Jokowi, juga telah memiliki Komisi Nasional Disabilitas juga menerbitkan sejumlah Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden yang mengandung semangat untuk terus meningkatkan kesejahteraan kesempatan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

Apresiasi disampaikan Laura kepada teman sejawat yang hadir sejumlah kurang lebih 100 dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, lebih dari 100 anak penyandang disabilitas beserta kelurga dan semua panitia baik panitia HDI dan panitia baksos yang sudah bekerja maksimal demi kelancaran acara.

Ketua panitia peringatan hari disabilitas dr. Balqis mengatakan, perayaan hari disabilitas ini bertujuan untuk mendorong pemberdayaan, dan membantu menciptakan peluang yang nyata bagi seluruh penyandang disabilitas.

Penyandang disabilitas membutuhkan inklusi, pengikutsertaan dalam berbagai aspek kehidupan dan mendapatkan hak, akses dan peluang yang sama dengan mereka yang tanpa disabilitas.

“Keterbatasan fisik maupun mental tidak menghalangi kaum difabel dalam berkarya dan hidup mandiri. Motivasi yang baik, pelatihan yang memadai dan dukungan yang luas sangat berperan dalam keberhasilan para penyandang disabilitas untuk berkarya dan menjalani hidup dengan kualitas yang sebaik-baiknya,” ujar dr. Balqis.

Dr.Balqis melaporkan bahwa acara ini dihadiri oleh kurang lebih 100 dokter SpKFR, lebih dari 100 anak-anak penyandang disabilitas beserta keluarga. Jumlah tenant yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti acara Bazaar hari ini yaitu sebanyak 16 tenant yang terdiri dari makanan & minuman, Taman Bacaan Masyarakat Bukit Duri Bercerita, obat-obatan, alat kesehatan, kerajinan tangan dan juga jasa perbankan.

Disabilitas Tunjukkan Kemampuan

Peringatan Hari Disabilitas Internasional di RS Suyoto juga menampilkn finalis para disabilitas di bidang seni suara dan budaya. Para finalis menyuguhkan kemampuan luar biasa di panggung layaknya anak-anak normal. Apresiasi diberikan kepada mereka oleh orang tua, dokter, pegiat kemanusiaan dan hadirin.
Sebelum akhir acara, saat tim juri melakukan penilaian, pendiri Taman Bacaan Masyarakat “Bukit Duri Bercerita”, Safrudiningsih, menghibur para disabilitas dengan mendongeng tentang buah dan sayuran.

Setelah itu panitia mengumumkan tiga orang pemenang dengan hadiah jutaan, juga pemenang favourite yang mendapat apresiasi tinggi melalui media sosial.

Pada acara kemarin, hadir Kepala Pusat Rehabilitasi RSU dr. Suyoto, yang pada kesempatan hari ini diwakili oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Vokasional Pusrehab Kemhan, Kolonel Drs. Adi Priyono,Apt, MKes, Ketua Pedosri Jaya, dr. Laura Djuriantina, SpKFR, Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, drg. Kartini Rustandi, M.Kes, Ketua Yayasan POTADS Pusat, Ibu Eliza Octaviani Rogi, dan segenap panitia Hari Disabilitas Internasional tahun 2022. (Pramuji)