Ketum Kowani Serukan Bersama Edukasi Perempuan Indonesia

0
Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo. (Foto: Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Ketua Umum (Ketum) Kowani Giwo Rubianto Wiyogo, menyerukan berbagai pihak bersama konsisten  melakukan edukasi ekonomi, kesehatan, serta pendidikan kepada seluruh perempuan Indonesia. Ini dinilai penting untuk mendapatkan generasi penurus yang kuat, cerdas, dan mapan.

Menurut Giwo, edukasi perempuan Indonesia tidak hanya bisa dilakukan oleh segelintir orang saja, melainkan harus secara bersama dan dari berbagai pihak untuk mempunyai visa dan misi yang sama dalam membangun perempuan Indonesia.

“Sesuai dengan program kerja tahun 2022, Kowani terus meningkatkan edukasi pelatihan dan lainnya untuk mengangkat derajat bangsa Indonesia,” kata Giwo di sela acara pengukuhan Ketua Umum Pencinta Pesona Wastra Nusantara (PPWN) di Jakarta, Rabu (20/10/2022).

Menurut dia, saat ini perempuan banyak menghadapi tantangan ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Tiga hal ini dinilai sangat berdampak besar bagi kemajuan bangsa. “Perempuan yang lemah, akan menghasilkan penerus yang lemah pula. Untuk itu Kowani merasa penting melakukan edukasi tiga hal tersebut,” ujarnya.

Dicontohkan Giwo, edukasi kesehatan menjadi salah satu prioritas yang di bawa Kowani. Ini dikarenakan angka kematian melahirkan di Indonesia masih sangat tinggi, sedangkan angka stunting masih di bawah 30 persen, dan  target pemerintah bisa turun hingga 14 persen pada tahun 2024.

Untuk mencapai angka tersebut kata Giwo, tentunya perempuan harus gerak bersama dalam gerakan Ibu Bangsa.

Dalam acara tersebut, dihadapan ratusan peserta Giwo berpesan sebagai Ketua Umum Kowani dia berharap perempuan Indonesia menjadi pendidik utama dan pertama bagi generasi penerus. Karena itu, perempuan Indonesia sebagai tonggak bangsa harus mempunyai peran bukan sebagai ibu rumah tangga dan istri tetapi harus mempunyai nilai lebih.

“Saya sangat bangga dengan adanya perkumpulan yang didirikan oleh ibu-ibu yang luar biasa ini, dimana akan melestarikan budaya dan melakukan edukasi sosialisasi mediasi dari sisi produk yang dihasilkan oleh para pengrajin UMKM terutama para perempuan Indonesia,” katanya.

menurutnya, apa yang harus kita lakukan oleh perempuan dalam wadah persatuan dan kesatuan adalah dengan melakukan program-program kerja, tentunya sesuai dengan visi dan misi sehingga dapat meningkatkan ekonomi bangsa.

Sementara itu Ketua Umum PPWN Riri Harry Sohar mengungkapkan, sejak dilantik pada hari ini, oraganisasinya akan langsung menjalankan visi misi yang sudah ditetapkan yakni memajukan dan melestarikan kebudayaan nusantara (seperti kain, corak, tenun, aksesoris, tas, sepatu yang bahannya dari produk dlm negri).

“Misi tujuan kami saya berharap bisa memajukan UMKM menengah kebawah, karena itu sangat penting dalam kondisi ekonomi sekarang ini yang sangat sulit. InshaAllah yang sayancita-citakan bisa tercapai karena itu berkat dukungan seluruh pengurus yang mendampingi saya,” katanya. (Bayu)