Suara Karya

Khawatirkan Disintegrasi, Amien Rais Ingatkan Kekuatan Asing Ancam Papua

KOTA BEKASI (Suara Karya): Pendiri juga pembina Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengkhawatirkan adanya kekuatan asing ‘bermain’, ingin melihat Papua lepas dari NKRI. Kegiatan asing itu tidak bisa dibiarkan karena bisa menimbulkan disintegrasi.

“Kekuatan politisi di Australia, New Zealand, akan berkoneksi dengan Amerika dan Inggris ingin melepaskan Papua dengan NKRI,” kata Amien Rais.

Berbicara pada acara syukuran rumah PAN yang dihadiri anggota dan simpatisan DPD PAN Kota Bekasi, Minggu (15/9) Amien mengemukakan, kekuatan Barat dan China ingin melihat Indonesia lemah. Ini tidak boleh terjadi. Di Suriah hancur, di Iran pecah oleh kekuatan Barat. Kekuatan asing itu juga membuat terjadinya ketegangan dan kegoncangan atau tsunami politik di masyarakat Papua.

“Orang Papua merasakan ada tsunami politik, karena mereka mengungkit kembali negara federal. Bung Karno (dulu) perintahkan referendum, meski komunikasi sulit untuk mengumpulkan wakil-wakil suku itu, tapi mereka mengakui ikut RI. Oleh sebab itu jadilah Papua bagian NKRI,” bebernya menambahkan. Setelah itu, Bung Karno memberi nama Papua dengan ‘Irian’, yang berarti, Orang Papua ikut RI dan anti penjajah dari Nederland (Belanda).

Karena itu Amien mencemaskan bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap Papua. Karena, hal itu sangat berdampak pada kondisi NKRI yang besar ini.

“Kekuatan asing yang tidak suka NKRI ini, tidak senang dan ingin Papua lepas dari NKRI. Insya Allah dalam beberapa minggu ini kita akan buat risalah, bagaimana saudara kita di Papua merasa at home di Indonesia ini,” tandasnya.

Masalah Papua, ujarnya mengingatkan kondisinya sangat krisis. Keadaan ini berdampak bisa terjadi perpecahan terhadap keberadaan NKRI.

“Harusnya kita bisa bersatu, masalah Papua ini sangat krisis. Saya takut Papua akan lepas. Nanti tiba-tiba Pasundan lepas dari NKRI, 84 persen ada di Jawa Barat (jangan sampai terjadi),” ujarnya. (indra)

Related posts