Kian Diminati, KIPP 2022 Terima 3.478 Proposal Inovasi Pelayanan Publik

0

JAKARTA (Suara Karya): Sebanyak 3.478 proposal terdaftar pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2022. Rinciannya, 612 proposal di admin unit penyelenggara pelayanan (UPP), 412 di admin lokal, dan 2.454 sedang diajukan ke Kementerian PANRB.

“Jumlah itu meningkat 9,44 persen dibanding KIPP 2021 yang terdapat 3.178 proposal inovasi,” kata Deputi bidang Pelayanan Publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa dalam siaran pers, Selasa (19/4/22).

Proposal diajukan UPP melalui Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) atau sinovik.menpan.go.id. Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi oleh Tim Sekretariat pada 18 April 2022 dan diumumkan pada Jumat (22/4/22).

Diah Natalisa memberi apresiasi atas antusiasme peserta yang mendaftar pada ajang KIPP tahun ini. “Ada 3.478 proposal inovasi pelayanan publik yang terdaftar di Sinovik. Jumlah itu meningkat sekitar 300 proposal dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Seleksi Administrasi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan Keputusan Menteri PANRB No. 50/2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan KIPP di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2022.

Pelaksanaan KIPP tahun 2022 ini bertema ‘Percepatan Reformasi Birokrasi Melalui Implementasi Transformasi Kelembagaan, Transformasi SDM Aparatur, dan Transformasi Digital yang Diwujudkan dalam Inovasi Pelayanan Publik Menuju Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan’.

“Berbeda dari sebelumnya, inovasi yang dikompetisikan pada KIPP tahun 2022 dibagi dalam 2 kelompok, yaitu umum dan khusus,” ucap Diah.

Hasil seleksi administrasi, nantinya diumumkan finalisnya. Selanjutnya, dilakukan tahap evaluasi. Untuk menjaga objektivitas, Kementerian PANRB tidak terlibat dalam evaluasi. Tim Evaluasi terdiri dari akademisi dan pakar yang kredibel di bidang administrasi publik, pendidikan, serta hal terkait lainnya. (Tri Wahyuni)