KKP-Kemenhub Buka Gerai Perizinan untuk Nelayan Demak

0

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Kelautan dan Perikanan  (KKP) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka gerai kepengurusan perizinan untuk nelayan. Ini dilakukan agar nelayan memiliki dokumen kapal dan kepelautan yang sah. Gerai ini dipusatkan di SDN Betahwalang, Demak, Jawa Tengah, dan dibuka selama tiga hari sejak 27-29 Juli 2019.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Zulficar Muchtar mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan di Desa Betahwalang, Demak, Jawa Tengah.

Menurut Zulficar, gerai terpadu ini merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Jenderal Perikanan Tangkap dengan Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang ditanda tangani pada Maret 2019. Tujuannya yaitu untuk pendataan dan sekaligus seluruh kapal nelayan sekala kecil diberikan PAS Kecil secara gratis serta dilatih nelayannya dilatih ketrampilan dan kecakapan untuk diberikan Buku Pelaut, SKK 30/60 Mil.

“Program pemberian PAS Kecil dan Kepelautan ini diberikan secara gratis dengan melakukan jemput bola di sentra-sentra nelayan serta persyaratan lebih mudah dan sederhana,” kata Zulficar melalui siaran persnya yang diterima suarakarya.co.id di Jakarta, Senin (29/7/2019).

Dikatakannya, PAS Kecil bagi nelayan berfungsi sebagai bukti kepemilikan kapal serta pendaftaran kapal. Di samping itu PAS Kecil juga banyak manfaatnya antara lain persyaratan untuk memperoleh program-program bantuan pemerintah serta mendapatkan subsidi BBM nelayan.

“Yang tidak kalah penting, agar hasil tangkapan nelayan yang diekspor dapat diterima negara tujuan karena ketertelusurannya (tracebility) jelas dan bukan hasil illegal,” ujarnya.

Sementara itu, dokumen kepelautan bermanfaat untuk meningkatkan kertampilan nelayan pada saat di laut guna menjamin keselamatan dan keamanaan nelayan pada saat penangkapan ikan.

“Kalau di darat kendaraan wajib memiliki BPKB dan pengemudi memiliki SIM, kalo di laut nelayan kapalnya harus memiliki PAS Kecil dan nelayan-ya memiliki sertifikasi ketrampilan yang dibuktikan dengan SKK 30/60 Mil atau Buku Pelaut Merah, tujuan utamnya agar nelayan tenang melaut” tambah Zulficar. (Andara Yuni)