KKP Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia

0

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menangkap dua kapal perikanan asing (KIA) berbendera Malaysia pada hari Sabtu (2/2/2019) di perairan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) Selat Malaka. Demikian dikatakan Plt. Direktur Jenderal PSDKP, Nilanto Perbowo, dalam siaran peranya kepada suarakarya.co.id, di Jakarta (4/2/2019).

Dikatakan Nilanto, penangkapan dilakukan Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 012 di bawah kendali Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

“Dua KIA berbendera Malaysia kami tangkap sekitar pukul 12.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB. Mereka tertangkap dalam operasi kegiatan pemberantasan ikan secara ilegal (illegal fishing) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI),” katanya.

Diketahui, Kedua kapal yang ditangkap, yaitu: KM. KHF 1980 (ukuran 63.74 GT, alat tangkap trawl, Nakhoda WN Thailand, dan 5 orang ABK WN Thailand), dan KM. KHF 2598 (ukuran 64.19 GT, alat tangkap trawl, Nakhoda WN Thailand, dan 4 orang ABK WN Thailand).

Selanjutnya, kedua kapal tersebut di kawal menuju Pangkalan PSDKP Lampulo untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Dugaan pelanggaran oleh kedua kapal tersebut yaitu Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 20 milyar. (Indra DH)