KOI Optimis, Zulfydar Tingkatkan Prestasi Bola Tangan Indonesia

0
Exif_JPEG_420

JAKARTA : Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mendukung program Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) terpilih, Zulfydar Zaidar Mochtar, S.E., M.M., memajukan prestasi atlet bola tangan menuju pentas dunia.

Hal itu dikatakan Okto saat menerima Zulfydar melakukan audensi di Kantor KOI Senayan Jakarta. Menurutnya, sebagai olahraga olimpiade beregu memerlukan kedekatan ke semua Pengprov dalam melahirkan atlet berprestasi, apalagi tahun depan akan digelar kejuaraan bola tangan dunia di Bali.

Okto optimis Zulfydar Zaidar Mochtar yang sebelumnya sebagai Ketua Bidang Organisasi di PB ABTI sudah mengetahui semua itu. Bahkan akan melakukan sosialisasi secara besar besar untuk mendapatkan atlet berbakat menuju prestasi internasional.

Okto juga berharap agar kepemimpinan Zulfydar di tubuh PB ABTI menggantikan Mayjen (Purn) Dody Usodo mampu melanjutkan program pembinaan atlet menuju prestasi internasional. Karena ia mengakui menjadi pemimpin cabang beregu dan olimpiade tidak mudah.

Upaya melahirkan pemain dan masuk dalam satu tim di Pelatnas memerlukan Kejurnas dan kejuaraan nasional lainnya untuk menjadikan tim yang tangguh. Hal ini harus ditempuh dengan kerjakeras para pengurus PB ABTI baik dalam pemasalan cabang olahraga bola tangan maupun mengolahragakan atlet di daerah.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) terpilih, Zulfydar Zaidar Mochtar, S.E., M.M., berterima kasih pada Ketua KOI Raja Sapta Oktohari yang sudah menerima dan memberikan arahan menuju pentas dunia.

Semua yang digariskan KOI sudah mulai dijalankan dengan memberikan pertemuan pada pelatih, atlet maupun pengurus kota melalui Zoom. Semoga kedepan, setelah wabah Covid – 19 sirna bisa bertemu langsung. Bahkan melakukan penataran Penataran pelatih tingkat nasional maupun internasional menuju Prestasi puncak.

Zulfydar juga menginginkan saran dari Ketua KOI agar dalam persiapan menuju kejuaraan dunia bola tangan di Bali, para atlet nasional yang terjaring masuk tim melakukan Pelatnas. Melalui.persiapan yang cukup menuju Bali diharapkan hasilnya akan memuaskan. (Warso)