Komitmen Tanoto Foundation Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia

0

JAKARTA (Suara Karya): Tanoto Foundation (TF) menyatakan komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal itu terlihat pada alokasi dana Rp157 miliar yang dikeluarkan untuk program sosial bi bidang pengembangan SDM sepanjang 2020.

“Dana tersebut naik sekitar Rp2 miliar dibanding tahun lalu. Ini menunjukkan komitmen Tanoto Foundation dalam membantu pengembangan SDM di Indonesia tak main-main,” kata Global CEO Tanoto Foundation, Satrijo Tanudjojo dalam keterangan pers, Kamis (1/4/2021).

Ditambahkan, TF juga membuat sejumlah program yang menyentuh berbagai aspek sosial di masyarakat yang terdampak pandemi corona virus disease (covid-19). Dana tersebut untuk membiayai program seperti pengembangan dan pendidikan bagi anak usia dini, termasuk di dalamnya pencegahan stunting.

Selain itu, lanjut Satrijo, ada program peningkatan kompetensi bagi tenaga kependidikan mulai dari guru/calon guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah. Program beasiswa untuk mahasiswa serta partisipasi dalam penanganan dan pencegahan covid-19.

“Meski terdampak pandemi, komitmen TF atas program bidang pendidikan yang dijalankan selama ini tidak berubah. Memang ada sedikit penyesuaian di lapangan akibaylt pandemi, namun hal itu tak mengurangi manfaat bagi para penerima program,” ujarnya.

Tentang penanganan pandemi covid-19, Satrijo menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah (BNPB, Kemenristek dan lainnya) dan swasta ikut membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak untuk tenaga kesehatan sebagai garda terdepan.

“Bantuan berikutnya berupa peningkatan kapasitas testing, dengan menggandeng Temasek Foundation International dan GSI Lab. Donasi juga diberikan berupa 1,3 juta masker, 1 juta sarung tangan, 100 ribu pakaian pelindung, 3.021 kacamata, 20.200 alat tes PCR dan 1 set mesin testing,” katanya.

Kolaborasi untuk pencegahan stunting, lanjut Satrijo, TF secara aktif mendukung upaya pemerintah dalam mencegah stunting. Selain meningkatkan standar pembelajaran program Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Kami perkuat kemitraan dengan berbagai lembaga PAUD lewat pelatihan. Tahun ini pelatihan diberikan kepada 154 guru PAUD serta bantuan bagi 824 anak penerima manfaat,” ucapnya.

TF juga berkolaborasi dengan Bill & Melinda Gates Foundation, yaitu hibah dana sekitar 2 juta dolar ke bank dunia dalam bentuk Multi Donor Trust Fund (MDTF) untuk Indonesia Human Capital Acceleration (IHCA). Sebagian dananya digunakan untuk mendukung pelatihan 72.636 kader pembangunan manusia yang direkrut pemerintah.

“Hibah 200 ribu dolar juga diberikan ke Unicef Indonesia untuk menerjemahkan dan mengadaptasi instrumen pengukuran Early Childhood Development Instrument (ECDI) dan Caregiver-Reported Early Development Index (CREDI) di Indonesia,” katanya. (Tri Wahyuni)