Komunitas Terliterasi Digital di Jateng-Yogyakarta Capai 425 Ribu Orang

0

JAKARTA (Suara Karya): Jumlah komunitas yang terliterasi digital di Jawa Tengah (Jateng) dan Yogyakarta selama Juni-Novemver 2022 menyentuh angka 425 ribu orang.

Upaya itu merupakan bagian dari kampanye Indonesia Makin Cakap Digital yang digelorakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.

Kegiatan semacam itu dibuat karena merujuk pada hasil Survei Indeks Literasi Digital Nasional Indonesia oleh Kemkominfo dan Katadata Insight Center pada 2021 menunjukkan Indonesia masuk dalam kategori ‘sedang’ dengan perolehan angka 3.49 dari 5.00.

Kegiatan literasi digital yang dikembangkan Kemkominfo berisi berafam kegiatan edukatif baik secara daring, luring maupun hibrida. Materi yang disampaikan mencakup 4 pilar utama, yaitu kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.

Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi target program literasi digital telah melewati harapan. Ada sekitar 425 ribu orang dari komunitas dan berbagai kelompok masyarakat terliterasi digital sejak Juli-November 2022.

Hal itu telahbdivalidasi oleh Program Implementation Unit (PIU) dan disaksikan Wakil Bupati Semarang, Kepala Dinas Kominfo Semarang, Brebes, Magelang, Kulon Progo, dan Kepala dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Tim Literasi Digital Sektor Kelompok Masyarakat Kemkominfo, Rizki Ameliah dalam sambutannya memberi apresiasi kepada paea pihak yang terlibat dalam program literasi digital di Jawa Tengah dan DIY hingga mencapai target program pada 2022.

Rizki juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya 4 pilar literasi digital dalam penggunaan teknologi informasi sehari-hari. Sehingga masyarakat dan komunitas dapat memahami dunia digital seperti hal-nya dunia nyata.

Wakil Bupati Semarang, Basari menyampaikan, kecepatan sangat penting di era digital saat ini. Karena itu, kecepatan dalam menguasai teknologi digital akan berpengaruh terhadap kemajuan masyarakat.

“Hari ini adalah hari digital, siapa yang cepat itulah pemenangnya,” ucap Basari.

Kegiatan ‘talkshow’ literasi digital menampilkan narasumber Dosen Ilmu Komunikasi UGM, Novi Kurnia; Produser Musik & Pegiat Literasi, Madha Soentoro; Bevaola Kusumasari; Dosen FISIPOL UGM), Bevaola Kusumasari; Konsultan IT, Eka Saputra; dan Budayawan Jadul Maula.

Key Opinion Leader (KOL), Andana Kay Mitsuji dan Cyntia Ardila juga ikut berpartisipasi dalam talkshow tersebut.

Kegiatan lain adalah hiburan yang diisi penyanyi Fabio Asher, komika Mukti Entut, komika Miftakhul Ilmy, Encore Band, dan penyanyi Evan Loss.

Program Indonesia Makin Cakap Digital merupakan program yang diinisiasi Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi dengan target sebanyak 50 juta orang Indonesia mendapat literasi digital hingga 2024. (Tri Wahyuni)