Kontingen SEA Games “Bengkak” CdM “Ngotot” Berangkatkan Tim Cluster

0
Penandatangan MoU Bantuan Dana Keberangkatan kontingen SEA Games antara Sekjen KOI, Ferry dengan PPK Kemenpora, Darmo Susilo yang disaksikan CdM Kontingen SEA Games, Harry Warganegara dan Sesmenpora, Gatot Dewa Broto. (suarakarya.co.id/ist)

JAKARTA (Suara Karya): Chief de Mission (CdM) kontingen SEA Games XXX Harry Warganegara”ngotot” mengajukan tim cluster berangkat ke Manila, Filipina, meski sudah mengetahui “efisiensi” dana pemberangkatan kontingen menuju multi event ASEAN yang akan digelar 30 November hingga 11 Desember 2019 diterapkan.

Padahal sebelumnya, beberapa cabang mengeluh, tim pendukung yang sudah dekat dengan atlet seperti asisten pelatih, dokter, psikolog, bagian keuangan dan massage yang sudah mendapat SK dari Kemenpora namanya dicoret dalam daftar kontingen.

“Kami sudah membentuk tim cluster yang terdiri dari tim medis. Sedang ofisial seperti tim pendukung dari beberapa cabang olahraga harus dibiayai sendiri (mandiri),” jelas Harry dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KOI dengan Kemenpora.

Penandatangan MoU bantuan dana keberangkatan kontingen diwakili Sekjen KOI Ferry Kono dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Asdep Prestasi Kemenpora, Darmo Susilo. Sementara dana bantuan keberangkatan kontingen yang diajukan Rp 67 miliar dalam MoU disetujui Rp 59,6 miliar.

Ferry bersyukur menerima bantuan pengiriman kontingen dari Kemenpora Rp 59,6 miliar. Sementara kekurangannya akan ditutupi melalui dana sponsor. Dengan begitu, dana pengiriman kontingen memenuhi perhitungan.

Adapun jumlah kontingen yang akan diberangkatkan menuju Filipina 1.349 orang terdiri 841 atlet, 52 manajer, 192 ofisial, 69 ofisial mandiri, 31 ekstra ofisial, dan 168 headquater dari beberapa cabang olahraga. (Warso)