JAKREATIFEST 2022
Kopi Jadi Incaran Pembeli, 12 ton Terjual di Pasar Jakarta

0

JAKARTA (Suara Karya): Pergelaran Jakarta Kreatif Festival (JaKreatiFest) yang dilaksanakan di Gedung Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat telah berakhir. Tercatat sebanyak 12 ton kopi dari berbagai daerah laku dipesan dalam pameran yang digelar sejak 16-18 Juni 2022 ini .

Bahkan, sebagaian dari pembeli langsung menjalin hubungan bisnis serius dengan meminta suplai rutin biji kopi sedikitnya 50kg per bulannya.

“Jadi, di JaKreatiFest ini kita pertemukan pembeli dan penjual barang yang premium. Ini sesuai harapan, dan memang ajang ini untuk menjadikan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia naik kelas,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Onny Widjanarko, kepada wartawan saat menutup JaKreatiFest 2022, Sabtu (18/6/2022).

Diceritakannya, antusiasme pengunjung dan kualitas produk usaha mikro kecil menengah UMKM yang dipamerkan, dinilai sudah sangat baik dan mampu menarik pembeli dari berbagai daerah.

“Ternyata, saya baru tahu di Jakarta saat ini terdapat ribuan kedai kopi. Jadi, memang Ibu Kota Negara ini masih menjadi magnet pasar yang besar bagi para produsen untuk menawarkan produk berkualitas buatannya,” kata Onny lagi.

Berdasarkan cerita para pedagang kopi kata Onny, banyak para pembeli yang langsung melakukan transaksi di lokasi pameran atau memasan via online hanya untuk sekadar meminta contoh barang. Tetapi sebagaian besar dari mereka sudah melakukan pemesanan dan minta pengiriman rutin hingga 50kg setiap bulannya.

“Kita juga kerja sama dengan Sarinah, agar UMKM bisa terus naik kelas. Sarinah merupakan pusat retail UMKM yang produknya masuk kategori premium. Jadi kualitas produknya memang sudah sangat baik, dan bisa untuk ekspor,” katanya.

Selain itu lanjut dia, dalam JaKreatiFest ini bukan hanya menargetkan besarnya transaksi yang didapatkan, tetapi harapan terbesarnya adalah efek dari pagelaran ini untuk terus mendorong pelaku UMKM agar selalu meningkatkan kualitas produk dagangannya.

“Kalau kualitas barang yang dihasilkan bisa premium, sudah pasti harganya juga akan menjadi premium dan produk itu juga akan dijajakan oleh toko yang premium pula,” ujarnya.

Lebih jauh Onny mengatakan, pihaknya berterima kasih atas dukungan dari Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pariwisata. Semua sepakat, secara bersama menjadikan UMKM Indonesia naik kelas. (Bayu)