Kosgoro 1957 Dukung Airlangga Maju di Pilpres 2024

0
Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, HR. Agung Laksono bersama jajaran pimpinan PPK, PDK Kosgoro Jabar dan Kab. Garut pada pelantikan ketua PDK Kab. Garut, Jumat (12/7/2019). (suarakarya.co.id/Indra)

GARUT (Suara Karya): Kosgoro 1957 melihat Airlangga Hartarto sebagai kader terbaik Partai Golkar (PG) yang dipersiapkan untuk maju pada pilpres 2024 mendatang. Momen penetapan itu tepat pada musyawarah nasional Partai Golkar Desember 2019 nanti.

“Menghadapi munas Desember nanti (2019) PG tidak hanya memilih dia (Airlangga) begitu saja tapi siapa yang paling cocok untuk pilpres 2024,” kata Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 yang juga Ketua Dewan Pakar Partai Golongan Karya, HR. Agung Laksono dalam amanat yang disampaikannya pada pelantikan ketua PDK Kosgoro Kabupaten Garut di Garut, Jawa Barat, Jumat (12/7/2019).

Agung Laksono menjelaskan, pihaknya di Kosgoro 1957 sudah mempertimbangkan berbagai hal, termasuk dari sisi kualitas mengenai diajukannya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto itu untuk maju menjadi calon presiden di 2024.

“Di internal Kosgoro sudah dibahas, yang kita dorong itu kader sendiri sebetulnya. Dialah juga salah satu wakil ketua umum Kosgoro. Tentu kami punya dasar yang cukup kuat, bukan karena primordial itu tetapi secara objektif beliau adalah orang yang setelah kami lihat, baik kepada partai, bangsa, negara, tidak diragukan lagi prestasi beliau,” paparnya.

Pertimbangannya juga, tambah Agung karena Airlangga pernah di eksekutif dan legislatif sehingga dianggap memiliki pengalaman yang mumpuni dalam hal politik. Ditambah posisinya saat ini sebagai Ketua Umum Partai Golkar, sehingga pilihannya tidak semata-mata karena satu ormas tersebut.

“Itulah kami menyampaikan kepada DPP (Golkar), supaya DPP nanti di dalam munas memilih dia,” tandas Agung kepada wartawan yang mewawancarainya usai acara pelantikan ketua PDK Kosgoro 1957 Kab. Garut tersebut.

Ke depan, tambahnya Ketua Umum Partai Golkar harus siap dicalonkan sebagai calon presiden. Saat ini sosok Airlangga dinilainya dari daftar calon-calon Ketua Umum Partai Golkar hanya ada beberapa orang saja yang menonjol.

Agung menyebut beberapa nama yang mengapung dalam bursa pemilihan ketua umum Partai Golkar pada munad mendatang seperti, Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Indra Bambang Utoyo dan beberapa lainnya, semua terbuka.

“Semua memiliki kekurangan dan kelebihan tetapi yang paling sedikit kekurangannya dan paling banyak kelebihannya adalah Pak Airlangga yang layak menjadi calon presiden. Sekurang-kurangnya wapres. Tetapi saya tidak bisa menentukan sekarang. Kita lihat nanti, masih lama, lima tahun lagi,” jelas Agung. (indra)