Kosgoro 1957 Kirim Bantuan bagi Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng

0

JAKARTA (Suara Karya): Peristiwa gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan wilayah Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu, harus dijadikan momentum bagi semua pihak untuk meningkatkan rasa kepeduliannya terhadap sesama yang tertimpa musibah di wilayah tersebut.

Karena itu, Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, menginisiasi pengumpulan bantuan dari kader Kosgoro 1957, baik berupa barang kebutuhan mendesak, seperti air mineral kemasan, mie instan, maupun bantuan dalam bentuk uang tunai.

Selama tiga hari, yakni dari tanggal 3 hingga 5 Oktober silam, kader dan pengurus Kosgoro 1957 berhasil mengumpulkan sedikitnya 388 dus air mineral kemasan, 305 dus mie instan, dan sejumlah uang tunal.

“Barang-barang jenis itu, memang merupakan kebutuhan yang paling mendesak di sana. Kita, Kosgoro 1957, kali ini beperan sebagai tanggap darurat. Jadi, bantuan yang kami peroleh ini, merupakan pertolongan pertama bagi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Donggala dan Palu,” ujar Tengku Nurhafidz, salah seorang pengurus PPK Kosgoro 1957, saat dihubungi Suara Karya, Selasa (10/10/2018) malam.

 

Dia mengatakan. bantuan yang telah terkumpul itu, katanya, sudah diserahkan kepada petugas pengirim bantuan, dalam hal ini TNI AU.

Menurut Nurhafidz, penyerahan bantuan dari Kosgoro 1957 tersebut, diterima langsung oleh Kepala Dinas Operasi (Kadisops), Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia Darma.

“Ya, tadi (Selasa,10/10/2018) pukul 13.00, bantuan sudah kami serahkan dan diterima langsung oleh Kadisops Lanud Halim Perdana Kusuma, Pak Putu Setia. Rencananya, malam ini juga akan diterbangkan ke Selawesi Tengah,” ujar Nurhafidz.

Selain Nurhafidz, penyerahan bantuan ke pihak TNI AU tersebut, juga disaksikan pengurus Kosgoro 1957 lainnya, yakni Djoko Koentjahjo dan Gunawan Ibrahim.

Menurut Nurhafidz, saat ini masyarakat yang terkena bencana di Donggala dan Palu, sangat membutuhkan makanan dan minuman. Atas dasar itu pula, katanya, Bupati Sigi, M. Irwan Lapata, berinisiatif mencari bantuan ke sejumlah pihak, termasuk menghubungi Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Agung Laksono.

“Beliau kan Ketua Gosgoro untuk Wilaya itu. Pak Bupati langsung telepon Pak Agung Laksono untuk meminta bantuan. Karena masyarakat di wilayahnya sangat memerlukan makanan dan minuman. Makanan dan minuman ini sebagai pertolongan pertama bagi masyarakat yang terkena mudsibah di sana,” kata Nurhafidz.

Dia juga menyatakan apresiasinya kepada aparat TNI AU yang tak kenal lelah mengirimkan bantuan ke lokasi bencana di Sulteng.

“Saya sampaikan apresiasi kepada aparat TNI AU yang begitu responsif dalam menerima bantuan yang akan dikirimkan ke lokasi bencana. Saya lihat mereka tak kenal lelah. Bisa dibayangkan, dalam sehari para petugas bisa melakukan empat kali penerbangan untuk mengirimkan bantuan dari Jakarta,” ujar Nurhafidz menambahkan. (Gan)