Kosmetik Oplosan, Polisi Periksa Via Vallen dan Nella Kharisma

0
Via Vallen.

JAKARTA (Suara Karya): Penyidik Kepolisian Daerah Jawa Timur menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh artis yang menjadi endorse kosmetik oplosan, Dermas Skin Care atau DSC Beauty, oleh sebuah klinik kecantikan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kasus ini sudah menetapkan satu tersangka, yakni pemilik klinik berinisial KIL.

Ketujuh artis yang jadi endorse dan akan diperiksa polisi itu ialah VV, NK, NR, OR, DK, MP, dan DJB. Mereka akan diperiksa sebagai saksi secara bertahap mulai pekan depan.

“Dimulai Rabu, kemudian Kamis pekan depan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (7/12/2018).

Barung hanya membocorkan dua nama artis yang akan dipanggil pertama kali. VV inisial dari Via Vallen dan NK inisial dari Nella Kharisma. Keduanya artis dangdut yang lagi naik daun.

“Kenapa Via Vallen dan Nella Kharisma yang pertama akan kami lakukan pemeriksaan, karena dua artis ini berdomisili di Jawa Timur,” katanya.

Keterangan tujuh artis endorse itu diperlukan untuk menguatkan bukti dan konstruksi hukum atas terjadinya tindak pidana yang dilakukan tersangka KIL. Sebab, produk oplosan dan ilegal bikinan tersangka laris di pasaran diduga karena disupport pemasarannya oleh ketujuh artis tersebut melalui media sosial Instagram.

KIL menjalankan bisnis kecantikannya sejak dua tahun lalu. Selain layanan perawatan, tersangka juga menjual produk kecantikan oplosan. Pelanggannya mencapai 18 ribu orang dan usahanya beromzet Rp300 jutaan per bulan. Dengan keuntungan sebesar itu, wajar jika tersangka mampu membayar honor artis endorse Rp7 juta-Rp15 juta minggu. (Andara Yuni)