KPU Jamin Kalangan Media Tak Berpihak dalam Pilpres 2019

0
Komisioner KPU, Wahyu Setiawan

JAKARTA (Suara Karya): Debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) akan digelar pada 17 Januari, 17 Februari, 17 Maret, dan 30 Maret 2019. Sementara debat terakhir belum ditentukan waktunya lantaran KPU dan tim kampanye masih akan mengecek jadwal masing-masing pasangan calon.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan agar moderator debat capres dan cawapres berasal dari kalangan media. Hal ini untuk menghindari anggapan publik mengenai keberpihakan media ke salah satu pasangan calon tertentu.

“Gagasan yang kita tawarkan, moderator dari insan media. Ini penting, untuk membuktikan apakah insan media berpihak atau tidak, nanti akan ketahuan,” kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, kepada wartawan, di Jakarta, Senin (24/12/2018).

Meski demikian, dia menjamin bahwa insan media tidak akan berpihak jika menjadi moderator. “Sebab, tugas moderator hanya bertanya sesuai dengan pertanyaan yang sudah dibuat tim panelis,” ujarnya.

Menurut Wahyu, moderator tidak diperkenankan untuk melakukan hal lain selain menyampaikan pertanyaan kepada paslon saat debat berlangsung.

“Jadi tidak akan keluar dari konteks, sehingga menurut kami dari media itu jadi opsi pertama (moderator). Kalau kita lihat debat di Amerika kan moderatornya dari media semua,” ujar dia.

Namun demikian, nantinya, keputusan mengenai moderator debat akan diambil KPU bersama dengan tim sukses kedua pasangan calon.

KPU bersama partai politik telah menyepakati jadwal debat Pilpres 2019. Debat akan diselenggarakan sebanyak lima kali yang seluruhnya digelar di Jakarta.

Rencananya debat digelar pada 17 Januari 2019, 17 Februari, 17 Maret, dan 30 Maret. Sementara debat terakhir belum ditentukan waktunya lantaran KPU dan tim kampanye masih akan mengecek jadwal masing-masing pasangan calon. (Gan)