Kunjungi Pesantren NU di Jatim, Mendikbudristek Belajar Pendidikan Karakter

0

JAKARTA (Suara Karya): Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mampir ke tiga pondok pesantren (Ponpes) ternama, yaitu Ponpes Tebuireng di Kabupaten Jombang, Ponpes Lirboyo dan Ponpes Al Falah di Kediri.

“Saya ingin belajar dari pondok pesantren di Jawa Timur, bagaimana menciptakan karakter SDM unggul,” kata Nadiem saat berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Kamis (21/10/21).

Dalam kesempatan itu, Nadiem diterima langsung Pimpinan Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz dan istrinya Lelly Lailiyah, serta istri almarhum Gus Solah, Faridah Solahudin Wahid. Hadir Bupati Jombang, Mundjidah Wahab Hasbullah.

Nadiem juga berkesempatan untuk berziarah di makam KH Hasyim Asyari, KH Wahid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang merupakan Presiden ke-4 Republik Indonesia, serta KH Solahudin Wahid (Gus Solah) dan keluarga Tebuireng.

Setelah itu, Mendikbudristek meninjau Museum Islam Indonesia Hasyim Asyari (MINHA) yang memamerkan berbagai koleksi dengan narasi penyebaran Islam di nusantara. Serta mengunjungi SMK Plus Khoiriyah Hasyim yang memiliki siswa yang juga santri dengan jurusan multimedia dan desain komunikasi visual.

“Kunker ke Jatim ini luar biasa buat saya. Ada perjalanan sejarah dan juga melihat masa depan. Benar-benar memotivasi diri karena dapat banyak masukan untuk pengembangan Merdeka Belajar,” katanya.

Nadiem juga diberi kehormatan untuk dapat menginap di kamar KH Hasyim Asyari, Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

“Mas Menteri menginap di kamar Mbah Hasyim Asyari di Pondok Tebuireng. Alhamdulillah beliau mau nginap di pondok, agar tahu suasana, kondisi, dan kehidupan pesantren,” kata KH.Abdul Halim Mahfudz yang akrab disapa Gus Iim, salah seorang cicit KH Hasyim Asyari. (Tri Wahyuni)