KY Hormati Keputusan DPR Menolak Usulan CHA

0

JAKARTA (Suara Karya): Komisi III DPR menolak empat nama calon hakim agung (CHA) yang diusulkan Komisi Yudisial (KY). Keempat CHA tersebut adalah Ridwan Mansyur dan Matheus Samiaji di kamar Perdata, Cholidul Azhar di kamar Agama, dan Sartono di kamar Tata Usaha Negara, khusus Pajak.

Menanggapi hal itu, Komisi Yudisial menghormati wewenang DPR yang menolak usulan CHA tersebut berdasarkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and propers test) yang telah dilakukan.

”Proses ini menjadi bukti bahwa DPR telah menjalankan tugasnya. Namun, keputusan DPR ini tentu belum sesuai dengan harapan untuk meningkatkan kinerja Mahkamah Agung (MA). Dimana pemenuhan kebutuhan hakim agung, masih kurang dibandingkan dengan jumlah perkara yang harus ditangani,” ujar Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial, Aidul Fitriciada Azhari, dalam keterangan persnya, Selasa (21/5/2019).

“Khusus untuk penolakan terhadap CHA dalam bidang hukum pajak, akan mempengaruhi terhadap pemeriksaan sengketa pajak. Mengingat hakim agung yang memiliki kompetensi dalam bidang hukum pajak, saat ini jumlahnya sangat kurang, sehingga diperlukan perhatian khusus untuk menyediakan kekurangan hakim agung dalam bidang pajak, termasuk perhatian dari DPR,” ujarnya menambahkan.

Pada seleksi CHA selanjutnya, KY tetap berkomitmen untuk mengutamakan aspek kapasitas dan integritas sebagai standar penting. Oleh karena itu, KY akan terus menjalin komunikasi yang intens dengan DPR terkait CHA yang diusulkan.

Untuk selanjutnya, KY juga telah menerima surat dari MA yang meminta KY untuk kembali membuka seleksi CHA dan calon hakim ad hoc Tipikor dan Hubungan Industrial. KY segera akan melakukan seleksi tersebut untuk mengganti hakim agung yang telah purnabakti dan meninggal dunia. (Gan)