Lantik 2 Rektor PTN, Sesjen Kemdikbudristek Minta Kerja Cepat!

0

JAKARTA (Suara Karya): Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Sesjen Kemdikbudristek), Suharti melantik dua rektor perguruan tinggi negeri (PTN). Ia meminta agar para rektor beradaptasi dan bekerja cepat.

Mereka yang dilantik adalah Rektor Universitas Syiah Kuala Aceh, Marwan, dan Rektor Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, Bambang Hari Kusumo.

Pelantikan dilakukan secara luring di Kantor Kemdikbudristek Senayan Jakarta, Selasa (8/3/22).

Pejabat lain yang dilantik adalah Kepala Bagian Umum, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I, Sumatera Utara, Faizah Binti Johar Alam Shah.

Suharti mengemukakan, banyak hal yang mempengaruhi perkembangan pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. Hal itu menuntut, pejabat dan pegawai di lingkungan Kemdikbudristek untuk beradaptasi dan bekerja cepat.

“Kita tidak punya kemewahan untuk bekerja biasa-biasa saja,” tuturnya.

Kemdikbudristek, lanjut Suharti, terus mendorong pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) berkarakter yang diselaraskan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Dengan demikian, Indonesia mampu berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa maju lainnya di dunia.

“Untuk itu, pentingnya kolaborasi untuk mencapai semua target tersebut. Sudah bukan zamannya lagi untuk bekerja sendiri, dibutuh kolaborasi agar pekerjaan bisa diselesaikan sesuai target,” kata Suharti menegaskan.

Kepada para rektor, Suharti juga berpesan untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi semua unit kerja di lingkungnnya. Sehingga seluruh civitas akademika membangun sinergi solid sesuai peran masing-masing.

“Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kemdikbudristek merupakan upaya untuk mengoptimalkan potensi bangsa dalam menghadapi tantangan peradaban,” ujarnya.

Ditambahkan, MBKM merupakan kebijakan untuk menghadapi rangkaian masalah yang kita hadapi, seperti akses pendidikan yang belum terlalu tinggi, hasil belajar yang harus ditingkatkan, dan ketimpangan pendidikan yang masih tampak.

Suharti berharap, para pejabat yang dilantik hari ini mampu memimpin. Bukan diikuti lantaran jabatannya, tapi juga karena kepimpinannya. Kebijakan yang dikeluarkan harus bisa dipahami dan dipatuhi dengan penuh kesadaran oleh tim di satuan kerja masing-masing. Karena tugas yang diemban merupakan tanggungjawab bersama.

Kepada Faizah Binti Johan Alam Shah, Suharti berpesan, reorganisasi LLDikti saat ini ditujukan untuk mengoptimalkan peran LLDikti dalam mendukung MBKM. “Peran Saudara sangat strategis sebagai motivator dan komunikator bagi rekan-rekan dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya.

Hadir dalam kesempatan itu Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofjan Djalil, Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Indra Iskandar, dan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbudristek, Hilmar Farid. (Tri Wahyuni)