Lawan Covid-19, Siasati Kebosanan Anak di Rumah lewat Mendongeng

0
Deputi Bidang Perlindungan Anak, Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Nahar. (Suarakarya.co.id/ist)

JAKARTA (Suara Karya): Siasati kebosanan anak yang harus tinggal di rumah selama pandemi corona virus disease (covid-19) lewat mendongeng. Aktivitas itu juga bisa digunakan untuk menjelaskan pada anak tentang situasi Indonesia terdampak covid-19.

“Prinsipnya dunia anak adalah dunia bermain. Cari kisah yang berhubungan dengan situasi saat ini, agar anak mengerti kenapa mereka tak boleh keluar rumah,” kata Deputi Bidang Perlindungan Anak, Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Nahar di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (5/5/20).

Pernyataan itu disampaikan terkait survei yang dilakukan Forum Anak Nasional pada akhir Maret 2020. Survei melibatkan ratusan anak di seluruh Indonesia.

“Dari survei diketahui, sebagian besar anak sepakat bahwa gerakan di rumah saja merupakan gerakan yang sangat penting dilakukan di tengah pandemi covid-19. Akan tetapi, hampir 60 persen anak mengaku tak senang saat harus belajar dari rumah.

“Malah ada 30 persen anak yang mengaku ragu atau tak percaya informasi tentang covid-19 yang mereka terima,” ucap Nahar.

Ditambahkan, setiap anak pada prinsipnya sangat suka bermain. Karena itu, hampir sebagian besar anak merasa senang ketika mereka disuruh belajar dari rumah. Dengan demikian, mereka jadi punya banyak waktu untuk bermain.

“Jadi ketika diberi kesempatan belajar dari rumah, maka mengaku senang pada awalnya,” kata Nahar.

Namun, seiring makin banyak tugas sekolah yang harus dikerjakan di rumah, anak merasa hal itu tak sesuai dengan harapan mereka. Apalagi mereka juga tak boleh bermain-main diluar rumah atau bermain di rumah temannya.

“Anak memiliki hak untuk bermain, tetapi hak itu sering berbenturan dengan kepentingan anggota keluarga lainnya. Kebijakan belajar di rumah bisa menjadi gerakan yang membosankan, ketika realita tak sesui dengan harapan,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Nahar, penting bagi orangtua untuk melakukan beragam aktivitas agar anak tidak bosan tinggal di rumah begitu lama. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah kegiatan mendongeng atau bermain peran seperti dalam buku cerita.

“Membacakan dongeng dengan penuh variasi dan kehangatan dari orangtua, juga bisa meredam kecemasan anak selama masa pandemi covid-19,” kata Nahar menandaskan. (Tri Wahyuni)