LIKE Father like son : Daffa Adryansyah Ingin Ikuti Jejak Sang Ayah di Voli Nasional

0

JAKARTA (Suara Karya) : “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya” Itulah ungkapan yang patut diberikan pada Muhammad Daffa Adryanshah saat mengikuti jejak sang ayah Zulfarshah pemain voli putra nasional era 1980-90an.

Daffa yang kini aktif dan menekuni olahraga bola voli mengaku, awalnya bolavoli bukanlah cabang olahraga yang ingin ia geluti. Ia lebih menyukai sepakbola. Namun, setiap hari bersama sang ayah dan ibu Andri Sulistijawati yang juga pemain voli nasional, membuat Daffa akhirnya jatuh cinta dengan olahraga pukul “Si Kulit Bundar”.

Anak ketiga dari dua bersaudara ini menyebut mengenal voli sejak usia 5 tahun karena diajak sang kakak berlatih di Senayan, Jakarta.

Selain sang kakak, inspirasi utama tentulah sang ayah, Zulfarshah, yang tak lain salah satu andalan di tim nasional Indonesia pada saat jayanya.

“Awalnya sering lihat ayah main voli di JVC (Jakarta Volleyball Club). Saya jadi penasaran ingin ikut main voli. Saya akhirnya nemuin passion di voli. Di sepakbola saya nggak dapet passionnya,”tutur Daffa.

Daffa merasa kagum dengan prestasi dan reputasi sang ayah sebagai pemain andalan tim nasional Indonesia, meski ia juga mengagumi pemain Joni Sugiyanto, peraih medali emas SEA Games dan pelatihnya di Samator.

Daffa bergabung dengan tim bola voli Samator di awal 2021, namun akhir Februari 2022 ia kembali ke Jakarta karena harus fokus dengan kuliahnya di Bina Nusantara (Binus). Setelah Pekan Olahraga Mahasiswaa Nasional (Pomnas), November, Daffa kembali ke Samator.

Saat ini, Daffa tengah mengikuti pertandingan Kejurnas Antarklub atau lebih dikenal dengan Livoli Divisi I di Tabanan, Bali. Ia memperkuat tim JVC, tim ayahnya dulu. Pada laga pertama, Senin (26/9/2022) lalu, JVC unggul 3-1 atas Bravo Jakarta. Daffa yang menjadi kapten tim ingin membawa timnya lolos ke Livoli Divisi Utama.

Pemilik tinggi 191 cm dan berat 87 kg ini juga akan memperkuat DKI Jakarta dalam POMNAS di Padang, November 2022. Tapi, setelah dari Padang nanti, ia akan pulang dulu ke klub sementaranya, Samator, di Surabaya. Sesudah itu dia bergabung dengan klub yang didirikan orangtuanya, Razawali Z&A.

DATA DIRI
Nama lengkap: Muhammad Daffa Adryanshah
Panggilan: Daffa Andri
Kelahiran: Tangerang, 21 Juli 2001
Anak: ke-2 dari 3 bersaudara
Tinggi/berat: 191cm/87kg
Pendidikan: Semester 7 Bina Nusantara (Binus) jurusan Manajemen
Posisi di Voli: Quicker

PRESTASI
• Medali emas Kejuaraan Antarklub se-DKI Jakarta U15 tahun 2015
• Medali emas Kejuaraan Antarklub se-DKI Jakarta U15 tahun 2016
• Medali perak Pra-Popnas di Jakarta 2016
• Medali perunggu Kejurnas Junior 2016 di Sidoarjo
• Dua kali medali perak ASEAN School Games 2017 (Singapura) dan 2018 (Malaysia)
• Medali perak Popnas 2017 di Semarang
• Medali perak Liga Thung Song Nakhon Si Games (Liga Antar SKO dan PPOP di Thailand 2018
• Medali emas Popnas Wilayah 2 dan 3 tahun 2018
• Medali perak Kejurnas Junior 2018 (Tangerang) dan 2019 (Jakarta)
• Medali emas Kejuaraan Kadispora DKI Jakarta 2022.(Warso)