Lionel Messi sedang Marah Besar, Ada Apa Gerangan?

0
Kapten Barcelona Lionel Messi. © AP Photo

JAKARTA (Suara Karya): Menenangkan seorang Lionel Messi bukanlah perkara yang mudah untuk diatasi oleh klub raksasa Spanyol, Barcelona. Dan itulah yang sekarang mereka hadapi saat ini.

Messi memang dikenal sebagai sosok ambisius. Dan karena hal itulah, ia bisa mempersembahkan serangkaian trofi bergengsi kepada Barcelona serta meraih enam gelar terbaik di tingkat individu, Ballon d’Or.

Namun terkadang, pria asal Argentina itu kerap kesulitan untuk membendung kekesalannya. Contohnya terjadi baru-baru ini, di mana dirinya marah terhadap pernyataan Eric Abidal soal mantan pelatih Barcelona, Ernesto Valverde.

Abidal pernah mengatakan bahwa pemain bertanggungjawab atas pemecatan Valverde pada bulan Januari lalu. Messi yang tidak terima langsung memberikan balasannya lewat unggahan di media sosial miliknya.

Messi sedang Marah Besar

Baru-baru ini, Messi kembali marah. Semua diawali oleh kedatangan Ronald Koeman sebagai pelatih baru Barcelona. Seperti yang diketahui, pria asal Belanda itu ditunjuk sebagai pengganti Quique Setien yang bernasib sama dengan Valverde.

Koeman langsung mengagendakan pertemuan dengan Messi yang belakangan ini dirumorkan sedang tidak betah di Camp Nou. Terutama setelah Barcelona menelan kekalahan telak atas Bayern Munchen di pentas Liga Champions.

Isi obrolannya terungkap ke publik. Beberapa sumber yang berbeda mengatakan kalau Messi berkata Koeman bahwa dirinya sedang berada di ambang pintu keluar Barcelona.

Dan menurut Clarin, Messi marah karena hal itu. Ia kesal lantaran hasil obrolannya dengan Koeman bisa bocor ke khalayak ramai.

Diposisikan Sebagai Antagonis

Sebenarnya Messi tidak sepenuhnya marah terhadap hasil obrolan itu. Apalagi dengan tidak adanya misintepretasi dalam kata-katanya terhadap Koeman. Messi marah terhadap hal yang cukup spesifik.

Sebagai informasi, RAC1 adalah media yang paling pertama membocorkan hasil obrolan tersebut. Dan diketahui kalau RAC1 merupakan stasiun radio yang disinyalir mendukung presiden Barcelona saat ini, Josep Maria Bartomeu.

Messi meyakini bahwa ini adalah tindakan percobaan dari manajemen untuk membuat nama Messi buruk di mata publik. Di mana dirinya diposisikan sebagai sosok antagonis yang berniat meninggalkan klub di saat sedang mengalami krisis. (Bobby MZ)