Kejuaraan Panjat Tebing Sempat Tersendat, Tak Pengaruhi DKI Jakarta Pimpin Klasemen Sementara

0

PADANG (Suara Karya) : Perburuan medali di hari Ketujuh, Rabu (23/11/2022) semakin sulit, namun kontingen DKI Jakarta tak terbendung terus memimpin klasemen sementara dengan mengumpulkan 32 medali emas, 16 perak dan 22 perunggu.

Tambahan 2 medali emas dan 2 perak dihari Rabu disumbang melalui cabang atletik. Sementara cabang permainan, bela diri dan beregu masih berjibaku untuk melangkah ke semifinal dan final.

Seperti halnya cabang bulutangkis, tenis, panjat tebing, sepak takraw, bulutangkis, futsal, bola voli dan basket. Sedang cabang bela diri juga berpacu dibabak penyisihan sebut saja karate, pencak silat dan tarung derajat.

Dengan cuaca hujan terus menerus sepanjang hari di Kota Padang juga mempengaruhi jalannya pertandingan POMNas XVII di Padang. Semua itu terjadi di cabang panjat tebing beberapa kali sempat pertandingan tertunda.

Adanya penundaan pertandingan di cabang panjat tebing, Ketua Kontingen DKI Jakarta, Dr. H. Herinto Sidik Iryansyah, M. Si. datang langsung menyaksikan tempat pertandingan panjat tebing di Pariaman yang jaraknya sekitar 42 Km dari Padang.

“Kami berharap, dengan beberapa kali penundaan pertandingan panjat tebing jangan mempengaruhi mental tanding. Kapanpun pertandingan dimulai yang ada dibenak atlet DKI tampil untuk menang. Dengan begitu, tidak ada beban untuk menyuguhkan prestasi terbaik di POMNas XVII di Padang, ” tegas Herinto yang juga Ketua STKIP Kusumanegara itu.

Sementara melewati hari Ketujuh POMNas XVII DKI Jakarta semakin percaya diri mempertahankan juara umum setelah mengumpulkan 32 medali emas, 16 perak dan 22 perunggu.

Tempat kedua diduduki kontingen Jatim dengan mengumpulkan 14 medali emas, 16 perak dan 3 perunggu. Posisi ketiga diambil Jateng 10 emas, 12 perak dan 14 perunggu, Adapun Jabar mengumpulkan 7 emas, 13 perak dan 15 perunggu. Tempat kelima diambil Sumut dengan 4 medali emas, 4 perak dan 6 perunggu. (Warso)