LPSK Kabulkan Permohonan Perlindungan Pelapor Kasus Mafia Bola

0
Boyamin Saiman, kuasa hukum Lasmi Indrayani

JAKARTA (Suara Karya): Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengabulkan permohonan perlindungan terhadap pelapor kasus dugaan mafia bola, Lasmi Indaryani. Kepastian dikabulkannya permohonan perlindungan ini, disampaikan LPSK kepada tim kuasa hukum Lasmi, Kamis (11/4/2019).

Demikian disampaikan kuasa hukum Lasmi, Boyamin Saiman, dalam siaran persnya yang diterima Suara Karya, Jumat (12/4/2019) pagi.

Boyamin mangatakan, kabar ini akan diberitahukan oleh kuasa kepada Satgas Anti Mafia Bola di Polda Metro Jaya siang ini.

“Kabar gembira bagi Lasmi Indaryani selaku pelapor dugaan mafia bola bahwa permohonan perlindungan telah dikabulkan oleh LPSK. Kabar ini diterima kemarin via telepon dari LPSK. Untuk memperjelas hal ini, kami akan melakukan jumpa pres hari ini di Polda Metro Jaya jam 11.00 WIB sekaligus memberitahukan kepada Satgas Anti Mafia Bola di Polda Metro Jaya,” ujar Boyamin.

Dalam rangka menyambut dikabulkannya Perlindungan LPSK dan untuk lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi persidangan di Pengadilan Banjarnegara, pihaknya memperkuat tim kuasa hukum Lasmi Indaryani di Jakarta dan Banjarnegara.

Dia menjelaskan, tim kuasa hukum dimaksud, terdiri dari tim Jakarta: Boyamin Saiman, Kurniawan Adi Nugroho, SH, Rizky Dwi Cahyo Putra, SH, Saminoto, SH. MH, dan Dimas Hengki Surya ASC, SH.

“Sedangkan tim Banjarnegara, ada dua nama, yakni Happy Sunaryanto, SH. MH dan Hantoro, SH. MH,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Boyamin menyatakan bahwa pihaknya menyambut gembira atas dilimpahkannya para tersangka dugaan mafia bola dari Satgas Anti Mafia Bola Polri kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Banjarnegara kematin lalui.

“Kami gembira karena perkara sudah dilimpahkan kepada Jaksa. Artinya laporan yang dibikin Lasmi telah mendekati kebenaran, tinggal menunggu proses persidangan untuk pembuktiannya,” ujar Boyamin.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas yang telah bekerja secara profesional dalam memeriksa saksi dan tersangka. Atas kerja keras tim Satgas, katanya, menjadikan perkara ini cepat selesai dan telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Kejaksaan Agung.

“Kami saat ini sedang mempersiapkan mental dan segala sesuatunya untuk mempersiapkan diri untuk nantinya jadi siap saksi sidang. Secara prinsip sekarangpun sudah siap untuk saksi sidang dan sudah tidak sabar untuk buka-bukaan dalam persidangan nanti,” katanya. (Gan)