LTMPT Rilis Top 1000 Sekolah Peraih Nilai UTBK Tertinggi

0

JAKARTA (Suara Karya): Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) merilis daftar 1000 sekolah tertinggi (top) peraih nilai ujian tulis berbasis komputer (UTBK) dalam proses penerimaan mahasiswa baru, jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“Dari 23.110 sekolah yang ada di Indonesia, hanya 4.432 sekolah yang memenuhi kriteria pemilihan. Dari jumlah itu, kami pilih 1000 sekolah dengan nilai rerata UTBK paling tinggi,” kata Ketua LTMPT, Prof Nasih dalam keterangan pers secara daring, Jumat (1/10/21).

Rektor Universitas Airlangga Surabaya itu menegaskan, pemeringkatan oleh LTMPT itu bukan untuk menilai sekolah terbaik. Karena tak ada hubungannya dengan kualitas sekolah. Dan tak ada pula kaitannya dengan hasil evaluasi belajar siswa.

“Ini bukan soal peringkat sekolah terbaik di Indonesia. Tetapi rangking sekolah yang memiliki rerata nilai tertinggi dalam UTBK,” ucapnya.

Prof Nasih kembali menegaskan, hal yang diujikan dalam UTBK itu berbeda dengan evaluasi belajar siswa selama di sekolah. Tes dalam UTBK untuk melihat kemampuan calon mahasiswa apakah mampu mengikuti perkuliahan.

Disebutkan, kriteria sekolah dalam pemeringkatan oleh LTMPT adalah mengikuti UTBK dalam dua tahun berturut-turut (2020 dan 2021); nilai total dihitung dari 50 persen hasil UTBK tahun 2021 dan 50 persen hasil UTBK pada tahun sebelumnya.

“Nilai UTBK itu dihitung dari 60 persen tes potensi skolastik (TPS) dan 40 persen tes kemampuan akademik (TKA). Nilai TPS diambil dari rerata setiap peserta dari sekolah tersebut. Sedangkan TKA diambil dari rerata TKA dari sekolah tetsebut, serta peserta yang ikut ujian campur, maka TKA diambil yang tertinggi,” ujarnya.

Ditanya apakah sekolah dengan nilai UTBK tertinggi itu berpengaruh terhadap jumlah calon mahasiswa yang diterima di PTN, Prof Nasih menegaskan, hal itu tidak ada pengaruhnya. Karena diterima atau tidaknya di PTN, sangat tergantung pada program studi (prodi) yang dipilih dan jumlah peminatnya.

“Jika satu sekolah itu pilih prodi kedokteran semua, maka potensi diterimanya sedikit. Jika memilih prodi yang sepi peminat, maka peluang diterimanya juga besar,” ucap Prof Nasih.

Ia mencontohkan sejumlah sekolah yang nilai rerata UTBK-nya tidak berada di peringkat 20 besar tetapi memiliki jumlah peserra yang lolos sangat banyak. Hal itu karena calon mahasiswa dari sekolah tersebut cermat dalam memilih program studi. Jadi peluang masuk PTN sangat besar.

Berikut daftar 20 sekolah dengan nilai rerata UTBK tertinggi sesuai urutan dari pertama hingga akhir, yaitu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong, SMA Unggulan MH Thamrin Jakarta, SMAN 8 Jakarta, SMAS Unggulan Del SMAS BPK 1 Penabur Bandung, SMAS Kristen 1 BPK Penabur Jakarta, SMAN 3 Yogyakarta, SMAN 5 Surabaya, SMAN 28 Jakarta dan SMAN 1 Yogkarta.

Selain itu peringkat 11 dimulai dari SMAN 81 Jakarta, SMA Labschool Kebayoran Jakarta, SMA Katolik ST Louis 1 Jakarta, SMAS Kristen 5 BPK Penabur Jakarta, SMAS Santa Ursula BSD, SMAS Kanisius Jakarta, SMAN 8 Yogyakarta, SMAS Pahoa Banten, SMAN 34 Jakarta dan SMAS Kristen 3 BPK Penabur Jakarta.

Data sekolah lengkap bisa dilihat di website dengan alamat https://top-1000-sekolah.ltmpt.ac.id. (Tri Wahyuni)