Mahasiswa Kalbis Institute Rebut Juara Olimpiade Akuntansi ‘Insect 5.0’

0

JAKARTA (Suara Karya): Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis atau dikenal sebagai Kalbis Institute berhasil merebut juara I pada olimpiade akuntansi tingkat perguruan tinggi bertajuk ‘Insect 5.0 Online Competition’. Kompetisi tersebut digelar Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) Jawa Barat.

Ketua Studi Program Studi Akuntansi Kalbis Institute, Budi Kurniawan dalam keterangan pers, Rabu (17/11/21) menjelaskan, wakil dari Kalbis Institute yang dikirim untuk ‘bertarung’ dalam kompetisi itu adalah pasangan kakak beradik Caldy dan Clandy.

“Caldy dari angkatan 2018, sedangkan kakaknya Clandy dari angkatan 2017,” ujar Budi seraya menyebut kompetisi tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan IAI Jawa Barat.

Keberhasilan Caldy dan Clandy dalam Insect 5.0 semakin menambah deretan panjang prestasi yang diraih keduanya. Mereka kini masuk dalam kelompok mahasiswa berprestasi di Kalbis Institute.

“Hal itu sekaligus menunjukkan bukti nyata atas kualitas pembelajaran di Kalbis Institute. Lulusan Kalbis Institute memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri,” ujarnya.

Hal itu bisa terjadi, kata Budi, karena Kalbis Institute tak hanya fokus pada hardskill, tetapi juga dilatih softskill-nya agar mampu berkarya di dunia usaha maupun dunia profesional.

“Program studi akuntansi Kalbis Institute sangat memperhatikan perkembangan mahasiswa dari berbagai aspek, terutama softskill dan hardskill. Kemampuan itu kami pertajam lewat kolaborasi dengan organisasi profesi akuntan, baik tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Untuk aspek softskill, Kalbis Institute selalu menyediakan wadah bagi para mahasiswa akuntansi untuk berkembang. Hal itu termasuk kompetisi di kancah nasional seperti di Insect 5.0 oleh IAI Jawa Barat.

“Kedepan, kami akan tingkatkan kualitas mahasiswa lewat keikutsertaan dalam kompetisi internasional. Ini merupakan komitmen kami dalam menyediakan pendidikan berkualitas di Indonesia,” ujarnya.

Head of Branding and Communication Kalbis Institute, Raymond Christantyo mengungkapkan, Kalbis Institute saat ini bekerja sama International University of Applied Science dari Jerman yang terintegrasi dengan London South Bank University di Inggris.

“Dengan demikian, mahasiswa Kalbis Institute memiliki kesempatan untuk lulus dengan triple degree,” ujar Raymond.

Kolaborasi dengan kampus luar negeri diperlukan, menurut Raymond, untuk membuka wawasan mahasiswa tentang dunia global. Selain ikut membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia. (Tri Wahyuni)