Mahasiswa STP Trisakti Rebut 6 Medali di Ajang International

0

JAKARTA (Suara Karya): Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti berhasil meraih 6 medali dalam ajang internasional bergengsi “The China-ASEAN College Student International Tourism Innovation Competition”. Perhelatan tersebut digelar secara daring, Kamis (16/9/21).

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Guilin Tourism University (China), Cambodia Coastal City (Zona Investasi) dan CATEA Secretariat itu merupakan bagian dari peringatan 30 tahun terjalinnya hubungan China dan ASEAN.

Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati mengaku sangat bangga atas prestasi yang diperoleh mahasiswa di kompetisi bergengsi tersebut. Karena tak hanya satu, tetapi 6 medali sekaligus. Diharapkan, prestasi tersebut dapat dipertahankan mahasiswa STP Trisakti lainnya di masa depan.

“Prestasi itu bisa menjadi bukti atas kualitas pendidikan di STP Trisakti, tak hanya di dalam, tetapi juga di luar negeri,” ujarnya.

Salah satu dosen pembimbing Nurbaeti dalam kesempatan yang sama menjelaskan, mahasiswa dalam kompetisi itu wajib membuat karya kreatif dengan orientasi marketing di bidang pariwisata antara China dan negara-negara ASEAN, untuk pemulihan dunia pariwisata pascapandemi.

“Rencana project berupa wisata kesehatan silang negara antara China dengan negara-negara ASEAN. Selain rencana oprasional dari Cambodia Coastal City,” ujarnya.

Tentang juri, Nurbaeti menambahkan, mereka berasal dari para ahli dari pemerintah, organisasi internasional, perguruan tinggi dan perusahaan pariwisata yang secara online untuk penilaian dan penetapan para pemenangnya.

“Juri tak hanya berasal dari China, tetapi juga dari negara-negara ASEAN lainnya,” ucapnya.

Dosen pembimbing lainnya Nurima Rahmitsari mengemukakan, kompetisi diikuti 162 kelompok, yang berjumlah total 674 mahasiswa dari seluruh dunia. Ada 9 negara yang berpartisipasi yaitu China, Kamboja, Cina, Indonesia, Laos, Singapura, Thailand, Filipina dan Vietnam.

Dari jumlah itu, lanjut Nurima, sebanyak 102 kelompok berasal dari China dengan jumlah mahasiswa mencapai 444 orang. Sementara 60 kelompok lainnya dengan jumlah mahasiswa sebanyak 230 mahasiswa dari negara-negara ASEAN.

“Kompetisi ini memiliki sistem penghargaan yang berbeda dari perlombaan biasanya,” tuturnya.

Pada lomba ini, setiap penghargaan diberikan kepada 20 persen dari jumlah peserta. Penerima First Prize atau medali emas berjumlah 4 orang, second prizes (medali perak) berjumlah 8 orang, and third prize (medali perunggu) berjumlah 20 orang.

“STP Trisakti mengirim 8 kelompok yang terdiri dari 37 mahasiswa dan 15 dosen pembimbing. Selama lebih dari 1 bulan, mahasiswa melakukan penelitian, diskusi dan berkonsultasi dengan dosen pembimbing,” katanya.

Dari 8 tim mahasiswa STP Trisakti yang ikut kompetisi, ditambahkan Nurima, 6 tim di antaranya berhasil merebut penghargaan. Sebanyak 2 tim meraih second prizes (medali perak), dan 4 tim lain mendapat third prizes (medali perunggu). Sedang 2 tim lainnya berhasil mendapat penghargaan ‘Excellence Mention’. (Tri Wahyuni)