MAKI Serahkan ke DPR Ungkap Surat Jalan Joko Tjandra

0
Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyerahkan surat jalan buron korupsi Djoko Tjandra ke Komisi III DPR RI, Selasa (14/7). (suarakarya.co.id/ist)

JAKARTA (Suara Karya): Koordinator MAKI Boyamin Saimin mengungkapkan konsistensi pihaknya dalam hal surat jalan buron Joko Tjandra yang menjadi kewenangan aparat terkait.

“Kami tetap komitmen dengan Komisi III DPR untuk membuka surat tersebut dalam rapat kerja dengan instansi aparat penegak hukum Kepolisian, Kejaksaan Agung dan KemenkumHam,” kata Boyamin melalui rilis MAKI di Jakarta, Rabu (15/7/2020) siang ini.

Boyamin menyatakan, MAKI yang merilis bahwa buron Joko Tjandra bebas di Indonesia diketahui mendapat surat jalan dari oknum instansi tertentu.

“Untuk itu sekali lagi, saya hingga saat ini belum membuka nama instansi dan nama pejabat yang membuat Surat Jalan Joko Tjandra dan tetap menyerahkan kepada Komisi III DPR untuk membukanya dalam rapat kerja dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.

Sebagaimana, kata Boyamin diketahui pagi ini (Rabu, 15/7/2020) terdapat rilis dari Koordinator IPW Neta Pane yang intinya menyebutkan instansi dan nama pejabat pembuat surat jalan untuk Joko Tjandra disertai foto dari sebuah handphone (HP) yang memuat foto surat jalan.

“Kami tidak pada posisi menanggapi rilis IPW tersebut, karena menjadi hak dan tanggungjawab sepenuhnya IPW dikarenakan isinya tidak menyebut sumber dari MAKI,” ujarnya.

Boyamin mengatakan, dalam rilis IPW itu tidak ada nama pejabat yang menandatangani surat jalan yang dimaksud padahal, mengacu pada surat dinas suatu instansi akan ada pejabat yang menandatanganinya.

“Bahwa dalam foto yang dirilis IPW tidak terdapat nama pejabat yang menandatangani surat jalan tersebut sehingga kami tidak membenarkan apapun nama yang disebut oleh IPW. Jika mengacu format surat dinas sebuah instansi, sering terdapat format mewakili pejabatnya dalam bentuk “An” ( atas nama ), “Ub” ( untuk beliau ) dan format lain yang menandakan pejabat tersebut diwakili oleh pejabat-pejabat dibawahnya,” kata Boyamin. (indra)