Makin Berkualitas, Menristekdikti Ajak Mahasiswa Cintai Film Indonesia

0

JAKARTA (Suara Karya): Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengajak mahasiswa Indonesia untuk mencintai film produksi sineas dalam negeri. Karena banyak film produksi sineas muda berkualitas tinggi dan tak kalah dengan film luar negeri.

Hal itu disampaikan Mohamad Nasir saat nonton bareng (nobar) film Bebas bersama ratusan mahasiswa dari 27 perguruan tinggi di Jakarta, pada Rabu (13/10/19) malam.

Film yang disutradarai Riri Reza itu mengangkat tema soal persahabatan di kalangan anak sekolah. Mereka dipertemukan kembali saat salah satu sahabatnya sekarat karena terkena kanker. Perjuangan menemukan lagi anggota “geng” Bebas itu menjadi kisah yang menarik dan berliku.

“Dengan menonton film Indonesia, artinya kita dukung dunia perfilman dalam negeri, selain membantu lahirnya sineas dan aktor/aktris bertalenta lainnya,” tuturnya.

Menristekdikti menilai, industri perfilman dalam negeri harus mulai memakai teknologi perfilman terbaru di era Revolusi Industri 4.0. Hal itu penting dilakukan agar mampu berkompetisi di era global. Ia berharap program studi perfilman di perguruan tinggi bersinergi dengan industrinya agar tercipta ekosistem yang baik.

Kondisi ini, lanjut Nasir, akan membuat film Indonesia menjadi pilihan utama di masyarakat, bukan menjadi film alternatif. Ide kreatif dari para sineas muda dan mahasiswa perfilman Indonesia menjadi penting agar film Indonesia menjadi tuan di rumah sendiri.

“Saya mengajak rakyat Indonesia, tak terkecuali mahasiswa untuk menonton film Indonesia dan mencintai produk dalam negeri. Jadikan film Indonesia berjaya di negara sendiri. Bukan lagi tamu seperti terjadi selama ini,” ujarnya.

Nasir berpesan kepada sineas Indonesia agar memasukkan pesan kebangsaan, persatuan, toleransi dan saling menghargai perbedaan ke dalam karya mereka. Sehingga film Indonesia juga dapat menjadi media pemersatu dan membangkitkan rasa nasionalisme.

“Sineas Indonesia seperti Riri Riza membuat film yang sangat berkesan. Karena bagaimana pun mahasiswa butuh hiburan disela waktunya dalam menuntut ilmu. Film Bebas ini memberi pelajaran tentang artinya persahabatan sampai tua,” katanya.

Hadir dalam kesempatan itu, Staf Khusus Menristekdikti Abdul Wahid Maktub, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti Ismunandar, Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur Hari Purwanto, Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik Kemristekdikti Nada Darmiyanti dan Produser Mira Lesmana. (Tri Wahyuni)