Makin Mudah, Kini Tersedia 5 Pilihan Jalur Kuliah di Politeknik Negeri!

0
Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia (FDPNI), Zainal Arief. (Suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Kini tersedia 5 pilihan jalur masuk seleksi penerimaan mahasiswa baru ke politeknik negeri. Sehingga bukan impian lagi bisa kuliah di kampus negeri se-Indonesia.

“Tak perlu datang ke politeknik impian, karena semua seleksi itu dilakukan secara online dari rumah masing-masing,” kata Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia (FDPNI), Zainal Arief dalam acara peluncuran Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) 2021 secara virtual, Senin (11/1/21).

Peluncuran SNMPN 2021 dilakukan Dirjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Wikan Sakarinto.

Zainal Arief menyebutkan, lima pilihan seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk politeknik negeri yaitu lewat jalur undangan yang dikelola FDPNI yaitu SNMPN. Selain itu masih ada Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN) melalui jalur ujian tulis berbasis komputer (UTBK).

“Selain dua model seleksi tadi, masih ada 2 model lain yang dikelola oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Seleksi ini sudah sangat terkenal yaitu SNMPTN dan SBMPTN,” ujarnya.

Namun, diakui Zainal, tak semua politeknik negeri bergabung dalam model seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dikelola LTMPT. Jika SNMPN 2021 diikuti 44 politeknik negeri, pada SNMPTN dan SBMPTN hanya diikuti 39 politeknik negeri.

“Empat model seleksi ini bisa diikuti lulusan sekolah lanjutan tingkat atas yang ingin kuliah di politeknik negeri. Tersedia akses yang lebih luas ke pendidikan vokasi,” tutur Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) itu.

Ditambahkan, pilihan kelima adalah penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan oleh masing-masing kampus atau yang dikenal sebagai jalur mandiri. Informasi jalur ini bisa dilihat di website kampus masing-masing, mulai dari pelaksanaan, kapasitas hingga syarat pendaftaran.

“Agar tak salah dalam memilih jalur penerimaan, sebaiknya pendaftar mulai mengakses informasi yang tertera pada laman LTMPT dan Pusat Informasi Politeknik Negeri Se-Indonesia melalui laman http://politeknik.or.id/,” ucapnya.

Menurut Zainal, bergabungnya 39 politeknik negeri ke LTMPT secara tidak langsung akan mendukung terbentuknya karakter bersaing di antara calon pendaftar, yaitu lulusan SMA, SMK dan MA sederajat. ‚ÄúSemua bebas memilih ke perguruan tinggi mana untuk kuliah,” katanya.

Zainal mengungkapkan hal menarik dari para pendaftar adalah semua akses diambil agar peluang kuliah di kampus negeri semakin besar. Tak peduli apakah itu kampus vokasi atau kampus akademisi. “Saya melihat peserta tak lagi pilih-pilih kampus. Karena setiap peluang kuliah di kampus negeri diambil, entah itu vokasi atau akademisi,” katanya.

Namun, Zainal mengingatkan, program studi yang tersedia di jalur SNMPTN yang dikelola LTMPT hanya untuk program Diploma 4 atau sarjana terapan. Tetapi jika ingin kuliah Diploma 3 maka pilihan mendaftar tersedia di SNMPN.

“Karena namanya mirip antara SNMPN dan SNMPTN, kami minta peserta lebih teliti dalam mendaftar. Karena dua model seleksi itu beda jenjang antara D3 dan D4,” ucapnya.

Zainal juga mengingatkan agar sekolah segera mengecek status pendataannya di Dapodik dan Pusdatin. Karena jika mengikuti seleksi dari LTMPT, maka data yang digunakan adalah dua data tersebut untuk menentukan kuota sekolah dan sebagainya. (Tri Wahyuni)