Masyarakat Diimbau Waspadai Banjir dan Longsor

0
Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. (suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya banjir dan longsor pada musim penghujan.

“Curah hujan akan terus meningkat. Bahaya longsor juga akan meningkat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Sutopo mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi longsor dan memahami daerah-daerah yang menjadi wilayah rawan longsor.

Peta daerah rawan longsor dapat diunduh melalui portal resmi Badan Geologi, sedangkan beberapa tips menghadapi bencana longsor dapat diunduh melalui portal resmi BNPB.

“Curah hujan akan terus meningkat. Umumnya, puncak musim penghujan berlangsung pada Januari,” jelasnya.

Menurut data BNPB, hingga Oktober 2018 telah terjadi 2.076 kejadian bencana yang menyebabkan 4.165 orang meninggal dan hilang.

Sepanjang Oktober 2018 saja terjadi 171 kejadian bencana dengan korban meninggal dan hilang mencapai 42 jiwa.

Bencana paling banyak adalah banjir (52 kejadian), kebakaran hutan dan lahan (49 kejadian), puting beliung (41 kejadian) dan tanah longsor (20 kejadian). (Yunafry)