Membangun Karakter, Kemampuan Guru Harus Ditingkatkan

0
Guru ujung tombak pendidikan

LEBAK (Suara Karya): Pengamat pendidikan  Tuti Tuarsih mengatakan, guru harus menjadi tauladan bagi siswa, sehingga kemampuan guru meski ditingkat melalui pelatihan-pelatihan.

“Guru memiliki peranan penting untuk mempersiapkan karakter dan ahklak generasi bangsa,” kata Tuti Tursih saat dihubungi di Lebak, Rabu (28/11/2018).

Keberhasilan pendidikan ditentukan oleh guru untuk mencetak generasi penerus yang berkarakter, berakhlak mulia juga beriman kepada Allah Swt.

Apalagi, menghadapi perkembangan teknologi,sehingga guru harus memberikan contoh yang baik kepada muridnya.

Untuk mencapai keberhasilan itu, guru harus menjadikan sosok panutan bagi siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Sebab, sepakterjang perilaku guru masih di ‘gugu’ dan ‘ditiru’ oleh muridnya.

Apabila, sikap guru itu tidak terpuji maka berdampak terhadap keberlangsungan perilaku siswa.

Karena itu, guru harus menjadikan figur keteladanan untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulya.

Pendidikan itu, kata dia, selain melahirkan siswa pandai memiliki ilmu pengetahuan juga harus mempunyak perilaku dan karakter yang baik.

“Momentum hari guru tentu diingatkan guru harus menjadi sosok yang patut diteladani oleh murid,” ujar Kepala Sekolah SMN 1 Warunggunung itu.

Menurut dia, guru juga dalam menyampaikan proses pendidikan di sekolah harus memiliki sikap sabar, ulet dan dapat menahan emosi.

Selain itu juga bertutur lemah lembut, sopan, santun sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.

Sebab, guru menjadikan agen perubahan untuk membentuk karakter dan perilaku bagi peserta didiknya.

Disamping itu juga guru harus banyak mengikuti pelatihan-pelatihan.

Dimana masih ditemukan pendidik yang memiliki persepsi mendidik dan mendisiplinkan peserta didik dengan cara-cara kekerasan.

Pola seperti itu, kata dia, tentu guru memiliki kemampuan penguasan dalam menyampaikan di kelas untuk mengubah kepribadian dan akhlak yang positif tanpa kekerasan.

“Kami yakin jika guru memiliki kemampuan penguasaan kelas maka proses kegiatan belajar mengajar berjalan lancar dengan disiplin,” katanya.

Ia juga mengatakan, guru juga harus memiliki kompetensi profesi diantaranya mereka menguasai ilmu pedagogik (kependidikan), profesional, sosial dan berkepribadian.

Namun, sikap sosial dan kepribadian harus dibiasakan perilaku sehar-hari oleh guru di lingkungan sekolah maupun luar sekolah.

“Kami berharap pendidikan ke depan akan lebih baik jika guru memiliki sikap keteladanan,” katanya. (Wisnu Bangun)