Mendagri Sidak, Pegawai Kecamatan Caringin Heboh

0

JAKARTA (Suara Karya): Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuat heboh dan terkejut pegawai Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/7) pagi. Tanpa ada pemberitahuan, tiba-tiba saja Tjahjo Kumolo mendatangi kantor mereka.

Pagi itu, seluruh pegawai Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor sedang mengikuti upacara. Baru saja upacara bubar, mendadak masuk ke halaman kantor sebuah mobil sedan warna hitam yang dikawal polisi. Tentu saja, masuknya mobil sedan yang dikawal polisi bikin kaget semua pegawai.

Makin kaget, ketika penumpang dalam mobil sedan hitam keluar. “Wah Pak Mendagri, Pak Mendagri itu, Pak Mendagri datang,” ujar beberapa pegawai begitu melihat Tjahjo Kumolo keluar dari mobil sedan hitam.

Kunjungan mendadak yang membuat gempar itu dilakukan sebelum Mendagri hendak menghadiri acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Balai Besar Rehabilitasi Badan Nasional Narkotika (BNN) di Cigombong, Lido, Kabupaten Bogor. Di tengah perjalanan, ia menyempatkan mampir ke kantor Kecamatan Caringin yang memang letaknya satu jalur ke arah Cigombong. Kebiasaan sidak itu sendiri memang kerap dilakukan orang nomor satu di Kementerian Dalam Negeri setiap berkunjung ke daerah.

Dalam sidak itu, Mendagri sempat mengecek Pelayanan Administrasi Terpadu (PATEN) kecamatan. Mendagri juga sambil berdiri berdialog dengan camat Caringin dan jajarannya. Kepada Camat Caringin, Mendagri berpesan, agar seluruh jajaran kecamatan tetap fokus dalam melayani masyarakat. Ia juga mengingatkan, agar seluruh aparatur meningkatkan kewaspadaan masyarakat di lingkungannya masing-masing.

” Bapak-bapak dan ibu-ibu adalah garda terdepan penyelengggaraan pemerintahan dalam negeri bersama unsur pemerintahan desa dan kelurahan. Saya juga mengingatkan, di kecamatan ini ada Polsek, Koramil, Babinsa, Babinkantibmas. Ada tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan kaum perempuan. Intensifkan koordinasi dan komunikasi,” katanya.

Tjahjo Kumolo juga mengingatkan, agar dalam melayani masyarakat aparatur harus tulus. Masyarakat harus dilayani dengan penuh dedikasi dan menjunjung tinggi kejujuran. “Jauhi tindakan koruptif dalam pelayanan masyarakat, sekecil apapun itu. Dan saya juga minta selalu memperhatikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Tidak lupa, Tjahjo juga sempat menanyakan progres pelayanan perekaman KTP elektronik dan mendorong masyarakat agar pro-aktif melakukan perekaman,” ujar Mendagri.

Optimalisasi pelayanan perekaman KTP el, kata Tjahjo, sangat penting. Apalagi pada pemilu 2019, KTP-el adalah instrumen penting bagi pemilih untuk bisa menunaikan hak pilih. “Pada pemilu legislatif dan pilpres 2019, semua pemilih harus pakai KTP el, jadi ini harus jadi perhatian kita semua,” ujar Tjahjo. Usai berdialog dan ramah tamah, Menteri Tjahjo berpamitan untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke Balai Besar Rehabilitasi BNN. (Victor AS)